SketsaNusantara.id - Calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan sejumlah artis baru-baru ini ‘blusukan’ ke Pasar Triwindu Solo.
Pasar Triwindu merupakan salah satu trademark kota Solo selain Pura Mangkugaran dan destinasi wisata lainnya.
Bagi para penikmat hingga kolektor barang antik, Pasar Triwindu menjadi salah satu tempat berburu harta karun.
Pasalnya, pasar Triwindu menjadi salah satu pusat barang antik, bahkan diklaim satu-satunya di Indonesia.
Tak hanya itu, Pasar Triwindu juga menjadi salah satu spot wisata belanja bagi pelancong yang datang ke Solo.
Apalagi lokasinya juga tak jauh dari Pura Mangkunegaran.
Walau lebih populer sebagai pasar antik, namun kini Pasar Triwindu juga dikenal sebagai salah satu tempat mencari kebaya-kebaya dengan desain lama atau jadul.
Tak sedikit wisatawan yang berburu kebaya jadul di pasar yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta ini.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Pemerintahan Kota Surakarta, pasar ini dibangun pada tahun 1939.
Penamaan Triwindu tak lepas dari sejarah pembangunan pasar yang kini telah berusia 85 tahun.
Baca Juga: Nama Asli Pasar Beringharjo Yogyakarta, Diubah karena Kebijakan Sultan HB IX
Artikel Terkait
Nikmati Petualangan Unik di Pasar Terapung Lok Baintan Banjar, Menilik Serunya Sensasi Berbelanja di Atas Air
Uniknya Hanya Ada 2 Menu Saja, Warung Mie Mblusuk di Tengah Pasar Kota Malang Ini Viral dan Ramai Banget
Tahun 1926 Jadi Pasar Terindah di Pulau Jawa, Kini Bersaing dengan Gedung-Gedung Modern
Apa Perbedaan Serabi Solo dan Bandung? Mengenal Kue Manis Tradisional Indonesia yang Populer di Jawa
Makam Ki Ageng Pametjut, Pangeran Keraton Solo yang Terlupakan, Masih Cucu Sunan Kalijaga?
Mengenal Canthik Rajamala, Sebagai Keunikan dan Sejarah Budaya yang Ikonik Menawan Hati di Museum Radya Pustaka Solo