SketsaNusantara.id - Canthik Rajamala adalah salah satu ikonik spesial yang ada di Museum Radyapustaka Solo Surakarta yang merupakan bagian dari ornamen kapal.
Museum Radya Pustaka di Solo punya banyak koleksi manuskrip artefak dan sejarah perkembangan Kota Solo sehingga menjadi daya tarik wisatawan dari mancanegara.
Canthik Rajamala dibuat sejak zaman Sinuhun Pakubuwono IV oleh Raja Mas Sugandi, Canthik merupakan bagian dari kapal Kyai Rajamala, selain di Museum Radya Pustaka Canthik serupa juga terdapat di Museum Keraton Solo dan Pasanggrahan Langenharjo.
Canthik Rajamala di Radya Pustaka adalah peninggalan yang tertua yang memiliki ciri khas dan juga keunikan sebagai daya tarik pengunjung.
Dilansir oleh SketsaNusantara.id yang dikutip dari Tiktok Tiwi Kasavela, inilah ciri dan juga keunikan dari Canthik Rajamala yang ada di Museum Radya Pustaka Solo.
Canthik Rajamala yang ada di Museum Radya Pustaka memiliki ciri khas visual yang menyeramkan tetapi hal inilah yang menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Canthik ini digunakan sebagi simbol penguasa Tanah Air, juga penangkal tolak balak dan pernah dijadikan maskot ASEAN Games 2022 di Solo.
Sekilas lokasi penyimpanan Canthik Rajamala memang menyeramkan dengan bentuk ornamen berupa kepala raksasa dengan warna merah dan berkumis tebal.
Baca Juga: Sebagai Pengobar Semangat Cinta Tanah Air, Inilah Lirik dan Makna Lagu Ya Lal Wathon
Meskipun terlihat seram penampakan Rajamala yang khas menjadi nilai sejarah yang cukup tinggi menjadi ikon khas Kota Solo, selain itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo memilih Rajamala sebagai Maskot Pariwisata.
Itulah ulasan singkat tentang kisah Canthik Rajamala yang menjadi ikon khas di Museum Radya Pustaka Solo.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Baru! Destinasi Wisata Museum di Kabupaten Jember, Bisa Tour Sambil Belajar Sejarah Pertanian
Demang Lehman: Kepalanya Dipajang di Museum Belanda, Panglima Perang Banjar Dikubur Tanpa Kepala
Di Mana Lokasi Museum 10 November? Punya Banyak Koleksi Cerita Perang Legendaris dan Super Estetik, Bikin Betah Lama-lama!
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta: Kini Tampil Modern dan Trendi, Siapa Pun Bisa Belajar Tanpa Takut Bosan, Kunjungi Yuk!
Ngeri-Ngeri Sedap! Museum Santet di Cirebon Ini Suguhkan Pemandangan Mistik dan Mengerikan, Jadi Destinasi Wisata Paling Unik