Lalu Tungguk Ametung kemudian memaksa memperistri Ken Dedes tanpa mau menunggu ayahnya sampai pulang dan akhirnya dengan terpaksa Ken Dedes bersedia dinikahi.
Sebagai bentuk protes, Ken Dedes tak mau melakukan ritual membasuh kaki Tunggul Ametung saat prosesi pernikahan sampai kemudian ia dipaksa dan akhirnya bersedia.
Di lain pihak, Ken Arok sudah ada di Tumapel dimana ia berprofesi sebagai seorang pengawal dari Tunggul Ametung yang merupakan seorang pejabat Tumapel.
Ken Arok langsung jatuh cinta ketika melihat pertama kalinya seorang Ken Dedes yang berparas cantik jelita. Dan Ken Arok semakin takjub ketika melihat sinar terang dari bagian pribadi Ken Dedes yang dilihatnya secara tak sengaja.
Belakangan diperoleh informasi dari Lohgawe seorang brahmana india yang berahsil membuatnya bertobat dan bekerja pada Tunggul Ametung bahwa jika seseorang wanita memancarkan sinar dari area pribadinya maka ia akan menjadi calon ibu raja-raja Jawa.
Mendengar hal itu, tekad Ken Arok merebut Ken Dedes menajid berkobar karena jika Ken Dedes merupakan perempuan yang ditakdirkan akan menjadi ibu dari raja-raja Jawa maka ia yang akan menjadi ayah dari raja-raja jawa itu.
Dan ambisi itu semakin menajdi ketika mendengar bahwa Ken Dedes tak bahagia dengan pernikahannya karena ia menikah dengan terpaksa bersama Tunggul Ametung.
Dengan serangkaian konspirasi akhirnya, Tunggul Ametung berhasil dibunuh oleh Ken Arok dengan menggunakan sebuah keris pusakq ciptaan Mpu Gandring, namun sebelum meninggal Mpu Gandring mengatakan sebuah kutukan bahwa keris itu akan membunuh Ken Arok sendiri dan keturunannya.
Setelah Tunggul Ametung meninggal maka Ken Arok kemudian menjadi akuwu atau pejabat Tumapel menggantikan Tunggul Ametung dan langsung menikahi Ken Dedes.
Dalam sebuah teori konspirasi disebutkan bahwa rupanya Ken Dedes mengetahui aksi yang akaan dilakukan oleh Ken Arok yang hendak membunuh suaminya yakni Tunggul Ametung namun ia membiarkan hal itu terjadi.
Setelah menikah, barulah diketahui bahwa rupanya Ken Dedes tengah hamil anak dari pernikahannya dengan Tunggul Ametung dan dengan terpaksa Ken Arok menerimanya. Setelah lahir kemudian diberi nama Anusapati lalu setelahnya Ken Dedes dan Ken Arok juga memiliki empat anak.
Artikel Terkait
Kisah 3 Anak Prabu Siliwangi, Meninggalkan Kerajaan Sunda hingga Menjadi Tokoh Besar Penyebar Islam di Pulau Jawa
4 Kerajaan Kristen yang Pernah Ada di Nusantara: Muncul Karena Pengaruh Kedatangan Portugis?
Kerajaan Kristen Ada di Wilayah Timur Nusantara, Bagaimana Ajarannya Bisa Sampai ke Pulau Jawa?
Kerajaan Galuh Purba Tak Butuh Candi untuk Pemujaan, Ciptakan Circle Stone yang Ditengarai Mampu Kuatkan Signal
Bukan Kutai Martadipura, Inilah Kerajaan Tertua Nusantara Menurut Catatan Kuno Naskah Wangsakerta
Kota Lord Of The Rings! Rahasia Peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang Fantastis di Sungai Musi, Mau Berburu Harta Karun?