Sabtu, 4 Juli 2026

Kisah Ken Arok, Orang Biasa yang Menjelma Sebagai Cikal Bakal Lahirnya Raja-Raja Besar Jawa, Ternyata Punya Akhir Hidup yang Tragis...

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 27 September 2024 | 19:30 WIB
Ilustrasi Ken Arok dan Ken Dedes  (X @dara_krtngr88)
Ilustrasi Ken Arok dan Ken Dedes (X @dara_krtngr88)

Setelah lama mencari cara akhirnya Ken Arok berinisiatif membuat sebuah senjata mematikan yang nantinya akan digunakan untuk membunuh Tunggul Ametung.

Berkat petunjuk ayah angkat yang telah mengusirnya, Ken Arok akhirnya menemukan seorang Mpu yang ahli membuat senjata bernama Mpu Gandring. Dimana ia kemudian memesan satu keris sakti dan Mpu Gandring menjanjikannya keris itu akan siap dalam waktu satu tahun.

Melihat begitu lamanya keris itu akan siap membuat Ken Arok meminta Mpu Gandring mempercepat pembuatannya hingga 5 bulan namanya. Setelah 5 bulan berjalan, Ken Arok kembali kepada Mpu Gandring untuk menagih senjata tersebut namun ternyata senjata keris itu belum jadi.

Baca Juga: Kerajaan Galuh Purba Tak Butuh Candi untuk Pemujaan, Ciptakan Circle Stone yang Ditengarai Mampu Kuatkan Signal

Ken Arok tak puas dengan lamanya pembuatan keris tersebut membuatnya murka dan berusaha merebut keris tersebut dan membunuh Mpu Gandring dengan keris buatannya sendiri.

Menjebak Kebo Ijo 

Setelah membunuh Mpu Gandring dan membawa keris buatannya ke Tumapel, Ken Arok kembali menyusun strategi licik agar segera bisa memiliki Ken Dedes.

Ken Arok rupanya tak ingin rencananya membunuh Tunggul Ametung terbongkar, sehingga kemudian ia menjebak satu teman seprofesi dengannya yang bernama Kebo Ijo.

Baca Juga: Kerajaan Kristen Ada di Wilayah Timur Nusantara, Bagaimana Ajarannya Bisa Sampai ke Pulau Jawa?

Kebo Ijo rupanya seseorang yang suka pamer sehingga Ken Arok kemudian memanfaatkan hal ini dengan meminjamkan keris pusaka Mpu Gandring kepada Kebo Ijo dan mengatakan bahwa keris itu merupakan keris pusaka sakti.

Kebo ijo yang suka pamer senang mendengar hal itu dan segera memamerkan keris itu dan mengatakan bahwa keris pusaka itu merupakan keris miliknya dan semua orang mempercayai hal itu. Artinya rencana Ken Arok berjalan seperti yang diinginkannya.

Pada suatu malam, keris ciptaan Mpu Gandring yang dipinjamkannya kepada Kebo Iji diambilnya diam-diam lalu ia menyusup ke kamarnya Tunggul Ametung dan membunuhnya dengan menggunakan keris ciptaan Mpu Gandring tersebut.

Baca Juga: 4 Kerajaan Kristen yang Pernah Ada di Nusantara: Muncul Karena Pengaruh Kedatangan Portugis?

Keesokan harinya Kerajaan Tumapel gempar karena terbunuhnya Tunggul Ametung dengan sebilah keris tertancap di dadanya. Dan atas kejadian itu Kebo Ijo langsung tertuduh karena sebelumnya ia sudah pamer ke semua orang bahwa keris itu miliknya.

Dan satu orang yang langsung menunjuk bahwa Kebo Ijo pemilik keris itu adalah pelakunya ialah Ken Arok. Hingga atas tuduhan dan bukti itu maka Kebo Ijo kemudian langsung dibukum mati dan pembunuh sebenarnya Tunggul Ametung kemudian tak pernah terungkap.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: perpusda.magetan.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X