Ken Ndok membuang Ken Arok dengan harapan bahwa anaknya tersebut nantinya akan dipungut oleh orang yang lebih mampu darinya sehingga mampu memberikan penghidupan yang layak.
Namun sayangnya justru yang menemukan Ken Arok adalah seorang pria pencuri dan juga penjudi yang merasa iba melihat bayi Ken Arok dan memutuskan memungutnya.
Berada di bawah pengasuhan seorang penjudi membuat Ken Arok juga tumbuh memiliki ketertarikan besar terhadap judi. Ken Arok kerap terjebak di meja judi dan tak segan mencuri untuk kemudian hasil mencuri digunakannya untuk berjudi.
Sampai akhirnya ia juga terlilit hutang kepada bandar-bandar judi hingga membuat ayah angkatnya Lembong murka dan mengusirnya dari rumah.
Perubahan hidup Ken Arok
Setelah luntang lantung tak jelas karena diusir dari rumah, akhirnya Ken Arok berjumpa dengan seorang pria bernama Bango Samparan. Setelah perkenalan itu, Bango Samparan jatuh iba kepada Ken Arok yang dibuang sejak bayi llau diusir dari ruamh ketika sudah dewasa oleh ayah angkatnya.
Baca Juga: 2 Raja dengan Jabatan Terlama di Nusantara, Pimpin Kerajaan hingga Lebih dari 100 Tahun?
Mendengar kisah hidup Ken Arok yang menyedihkan itu, Bango Samparan kemudian mengajak Ken Arok tinggal bersama dengan istri serta lima anak Bango Samparan.
Namun lagi-lagi Ken Arok harus bernasib sial karena meski ia dicintai seperti anaknya sendiri, rupanya Bango Samparan juga memiliki kebiasaan berjudi sehingga Ken Arok kemudian melakukan hobi yang sama yakni berjudi kembali.
Akhirnya Ken Arok tak betah di rumah Bango Samparan karena perhatian yang ditunjukkan oleh ayah mereka membuat anak-anaknya tak menyukai Ken Arok.
Setelahnya, Ken Arok kembali mengembara di jalanan hingga akhirnya bertemu dengan seorang brahmana hindu dari India bernama Lohgawe yang memiliki misi ke Nusantara untuk mencari titisan Dewa Wisnu di tanah jawa, dewa yang sangat dihormati di agama Hindu.
Saat melihat Ken Arok untuk pertama kalinya, Lohgawe konon merasa yakin bahwa Ken Arok merupakan titisan Dewa Wisnu yang sedang dicarinya saat ini.
Untuk itu Lohgawe kemudian menjalin persahabatan erat dengan Ken Arok dan mengarahkan dirinya menjadi orang yang lebih baik karena ia yakin Ken Arok orang yang sedang dicarinya selama ini.
Artikel Terkait
Peradaban Tertua di Riau, Apa Saja Bukti Peninggalan Kerajaan Kandis? Gak Nyangka Ada Ini di Atas Bukit
Penemuan Tulang Manusia dalam Sumur Tua Surabaya, Bukti Peninggalan Kerajaan Majapahit, Masih Eksis hingga Kini
Jayanegara: Raja Kedua Kerajaan Majapahit yang Tumbang oleh Pemberontakan dan Pengkhianatan dari Dalam Istana
Dimulai Dengan Melawan Ayahnya! Benarkah Kesultanan Demak Runtuh Oleh Konflik di Dalam Kerajaan?
Peradaban Trowulan Sampai ke Kalimantan Barat? Misterius, Ini Asal Usul Peninggalan Kerajaan Majapahit di Luar Pulau Jawa