Kamis, 4 Juni 2026

Misteri Kerajaan yang Hancur Karena Bencana, Tuhan Murka? Terungkap Kisah Raja di NTB dengan Sosok Habib

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Kamis, 26 September 2024 | 18:00 WIB
Ilustrasi misteri keberadaan Kerajaan Tambora.  (Freepik / freepik)
Ilustrasi misteri keberadaan Kerajaan Tambora. (Freepik / freepik)

SketsaNusantara.id- Nusa Tenggara Barat atau NTB rupanya menyimpan kisah misteri tentang sebuah kerjaan. 

Dikenal dengan Kerajaan Tambora yang penyebab kehancurannya masih menjadi legenda misteri warga sekitar. 

Keberadaan kerajaan ini juga masih menjadi pertanyaan. Berkaitan pula dengan bencana alam yang pernah terjadi di NTB. 

Baca Juga: Ngeri! 4 Mitos Peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Sungai Musi, Dihuni Ular yang Bisa Bikin Merinding Sekujur Badan

Bukti keberadaan Kerajaan Tambora ini tertulis dalam naskah sejarah yang mengisahkan tentang Raja Abdul Gafur. 

Ia adalah seorang raja yang konon menjadi penyebab kehancuran kerajaannya sendiri karena mendapat murka dari Tuhan. 

Melansir dari YouTube Munkar, kisah misteri kerajaan ini lekat dengan sosok Sayyid Habib Achmad Idrus. 

Baca Juga: Kota Lord Of The Rings! Rahasia Peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang Fantastis di Sungai Musi, Mau Berburu Harta Karun?

Konon ia dibunuh oleh Raja Abdul Gafur karena telah merendahkan sang raja. Padahal dikisahkan bahwa raja lah yang akan menjebak habib tersebut. 

Kisah bermula pada saat sang Habib yang mengusir anjing milik raja Kerajaan Tambora. Lantaran anjing itu akan masuk ke masjid. 

Peristiwa itu ada yang melaporkan kepada raja. Pada saat itu raja ingin menjebak Habib agar memakan daging anjing yang diharamkan. 

Baca Juga: Siapa Royhan Akbar? Putra Bungsu Mahfud MD yang Lamar Putri TGB Muhammad Zainul Majni Eks Gubernur NTB

Namun ajaibnya, Habib justru terbukti memakan daging kambing. Berbeda dengan raja yang malah menyantap daging anjing. 

Karena itu, raja akan membunuh Habib. Akhirnya Tuhan langsung membalas kejadian tersebut dengan bencana alam. 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Mungkar

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X