SketsaNusantara.id – Malang merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki peninggalan sejarah tak hanya dari Kerajaan Majapahit dan Singasari.
Selain itu, terdapat peninggalan Kerajaan Kanjuruhan yang merupakan kerajaan yang bercorak Hindu di Jawa Timur dan didirikan oleh Limwa atau Gajayana.
Kerajaan Kanjuruhan juga memiliki sebuah peninggalan candi yang belum diketahui banyak orang dan perlu dipelajari karena menarik.
Salah satu peninggalan dari Kerajaan Kanjuruhan yang ada di Malang adalah Candi Badut yang diperkirakan dibangun pada abad ke-8 yaitu 682 Saka atau 760 Masehi.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman p2k.stekom.ac.id, Candi Badut berlokasi di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Diketahui, candi ini ditemukan oleh Maureen Brecher pada tahun 1921 dan di tahun 1990, candi ini dipugar oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Timur dan juga merupakan candi tertua di Jawa Timur.
Keunikan dari candi ini adalah menghadap ke barat dan memiliki tiga buah sisa-sisa candi perwara di hadapannya dan dulunya dikelilingi oleh tembok-tembok.
Candi ini berdenah bujur sangkar dengan memiliki ukuran 11x11 dan tidak diketahui tingginya. Candi ini juga memiliki keistimewaan yang terletak pada lapis setinggi 2 meter tanpa hiasan.
Di sekitar Candi Badut terdapat Sungai Metra yang terletak di sebelah barat adalah merupakan daerah kering. Tetapi tumbuh beberapa jenis tanaman seperti pohon jambu, kelapa, hingga akasia yang berpotensi merusak Candi Badut.
Candi ini dibangun oleh Raja Gajayana untuk Agastya untuk membinasakan penyakit yang menghilangkan semangat atau kekuatan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Ditemukan Pada Tahun 1983, Candi Jawar Ombo di Malang Ini Dijadikan Tempat Pendidikan Keagamaan dan Pemujaan
Fakta Menarik di Balik Kemegahan Candi Gunung Gangsir di Pasuruan, Ternyata Gaya Arsitekturnya Perpaduan Ini...
Fakta Menarik Candi Kesiman Tengah di Mojokerto, Konon Jadi Bangunan Milik Para Resi, Benarkah Punya Gaya Arsitektur Tak Lazim?
Kerajaan Galuh Purba Tak Butuh Candi untuk Pemujaan, Ciptakan Circle Stone yang Ditengarai Mampu Kuatkan Signal
Digunakan sebagai Kolam Suci Raja Airlangga, Bangunan Candi di Mojokerto Dibangun pada 899 Saka