Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Kelam Gugurnya Kyai Imam Mursjid! Jatuh di Tangan PKI dengan Cara yang Tidak Manusiawi, Begini Nasibnya

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 September 2024 | 20:00 WIB
Ilustrasi kekejaman PKI kepada kyai. (YouTube Intel Melayu)
Ilustrasi kekejaman PKI kepada kyai. (YouTube Intel Melayu)

SketsaNusantara.id- Simak kisah tragis dari gugurnya tokoh agama tanah air karena kekejaman PKI.

Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki nama Kyai Imam Mursjid. Seorang kyai yang juga bertindak sebagai imam tarekat Syatariah.

Kyai satu ini memimpin Pesantren Takeran yang memang aktif untuk melakukan gemblengan fisik dan spiritual kepada para santri.

Baca Juga: 11 Pemeran Film Pengkhianatan G30S PKI, Ada Seniman hingga Letnan TNI, Siapa yang Jadi Soeharto dan Soekarno?

Melansir dari YouTube Intelmelayu, pesantren itu mengajarkan ilmu kanuragan. Kyai Imam Mursjid dibantu oleh para kyai dari Tulungagung, Ponorogo dan Jombang.

Namun siapa sangka, bahwa kyai yang memimpin Pesantren Takeran atau dikenal dengan Pesantren Sabilil Mutaqien ini akan menjadi korban kekejaman PKI.

Tragedi yang dikenal mengerikan ini terjadi pada tahun 1948. Ia turut menjadi korban eksekusi PKI.

Baca Juga: Menyayat Hati! Percakapan Terakhir Putri Bungsu Jenderal AH Nasution, Ade Irma Suryani Usai Tertembak saat Peristiwa G30S PKI

Sebelum menemui ajalnya, ia diculik oleh anggota PKI. Namun tidak hanya Kyai Imam Mursjid. 

Namun PKI juga menculik 14 kyai lainnya yang berasal dari pesantren. Tak hanya diculik, namun mereka nyawa mereka juga dihabisi.

Kejadian tersebut akhirnya menjadi salah satu bukti bahwa PKI memang berusaha memberantas simbol Islam di tanah air.

Baca Juga: Terkuak Misteri Detik-Detik Gugurnya Kyai Hamid Dimyathi Pasuruan Karena Kekejaman PKI, Sempat Dikira Nyamar!

Utamanya yang ada di wilayah Madiun sebagai pusat pemberontakan mereka dengan cara kejam.

Adapun SketsaNusantara.id telah merangkum informasi bahwa naasnya, jenazah Kyai Imam Mursjid tidak pernah ditemukan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Intel Melayu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X