Kamis, 4 Juni 2026

Fungsi Kolam Segaran pada Masa Kerajaan Majapahit Masih Ada pada Masa Lalu, Salah Satunya untuk Menyambut Tamu Asing?

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Minggu, 22 September 2024 | 22:00 WIB
Kolam Segaran di Kabupaten Mojokerto. (instagram.com/@dellamegitha)
Kolam Segaran di Kabupaten Mojokerto. (instagram.com/@dellamegitha)

SketsaNusantara.id- Kolam Segaran adalah salah satu kolam cagar budaya sebagai peninggalan era Kerajaan Majapahit yang berada di Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Kolam Segaran ini merupakan satu-satunya kolam kuno terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia dengan panjang keseluruhannya mencapai 375 meter dan lebar 175 meter yang membujur dari utara ke selatan.

Nama "Segaran" berasal dari bahasa Jawa yakni segara yang berarti laut dimana diibaratkan oleh masyarakat setempat memiliki luas yang hampir menyerupai lautan.

Baca Juga: Relief Unik Candi Rimbi di Jombang Ini Konon Gambarkan Tempat Pendermaan Ratu Majapahit, Ternyata Begini Kondisinya Sekarang...

Kolam ini terdapat tembok dan tanggul bata merah dengan tebal 1,60 m serta kedalaman hingga 2,88 meter yang mengelilingi kolam sekaligus memberikan bentuk.

Pada bagian pintu masuknya yang ada di sebelah barat, sebuah emperan yang menjorok ke tengah kolam.

Sisi emperan itu ada undakan untuk turun menuju kolam dimana semua dinding dan emperan dibuat dari susunan batu bata tanpa bahan perekat.

Baca Juga: Peradaban Trowulan Sampai ke Kalimantan Barat? Misterius, Ini Asal Usul Peninggalan Kerajaan Majapahit di Luar Pulau Jawa

Masyarakat percaya bahwa untuk merekatkannya, batu bata yang berdampingan digosokkan antara satu sama lain.

Kemudian di sisi tenggara terdapat saluran sebagai jalan masuk air ke dalam kolam dan di sisi barat laut ada saluran jalan keluar air.

Air yang keluar mengalir ke Balongdawa (empang panjang) yang terletak di barat laut dan Balongbunder (empang bundar) yang ada di selatan.

Baca Juga: Jayanegara: Raja Kedua Kerajaan Majapahit yang Tumbang oleh Pemberontakan dan Pengkhianatan dari Dalam Istana

Melihat adanya saluran masuk dan keluar air, Kolam Segaran diperkirakan digunakan sebagai waduk dan penampung air.

Ada pendapat dari beberapa peneliti yang mengatakan bahwa Kolam Segaran adalah yang disebut sebagai "Telaga" dalam Kitab Negarakertagama.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Tikno Candra Channel

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X