Hal tersebut karena bantuan pendidikan dari pemerintah berupa bebas biaya jika anaknya masuk sekolah negeri, sedangkan sekolah putra-putrinya tidak termasuk.
Ada juga mobil dinas milik mendiang suaminya Bapak DI Pandjaitan yang dihadiahkan kepada Ibu Marieke beserta keluarga yang diterima dengan tangan terbuka.
Peran dan kegigihan Ibu Marieke Pandjaitan dalam membesarkan putra-putrinya itu berhasil dimana 2 anaknya sukses melanjutkan pendidikan di luar negeri dan 1 anak lainnya masuk AKABRI.
Ibu Marieke Pandjaitan menghembuskan nafas terakhirnya pada bulan Mei tahun 2009 lalu saat usianya 83 tahun.
Demikianlah profil mengenai sosok Ibu Marieke Pandjaitan Istri Jenderal TNI DI Pandjaitan yang ikut jadi korban dari peristiwa malam kelam G30S PKI.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Apa Itu Angkatan Kelima PKI? Satu Gagasan Bentukan Pemimpin PKI yang Ditolak Letjen Ahmad Yani
Nasib Rumah Letjen Suprapto, Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam Peristiwa G30S PKI Tahun 1965
Meski Sudah Menjadi Jenderal, Soeharto Tidak Masuk Daftar Sasaran saat Peristiwa G30S PKI?
Inilah Profil Letnan Jenderal Suprapto, Pahlawan Revolusi yang Gugur dalam G30S PKI di Lubang Buaya
Menjadi Salah Satu Korban Kekejaman G30S PKI, Begini Kronologi Meninggalnya Letjen S Parman Yang Mengenaskan di Lubang Buaya