Senin, 22 Juni 2026

Bukan Nama Sesungguhnya, Benarkah Gelar Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran di Jawa Barat Masih Memicu Perdebatan?

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 September 2024 | 21:25 WIB
Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran di Jawa Barat. (X/ @yosefikr)
Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran di Jawa Barat. (X/ @yosefikr)

SketsaNusantara.id- Nama Prabu Siliwangi sudah lama menjadi ikon dalam sejarah Sunda, terutama Kerajaan Pajajaran.

Namun, hingga kini, sosok Prabu Siliwangi masih memicu perdebatan.

Banyak yang meyakini bahwa Prabu Siliwangi merujuk pada Sri Baduga Maharaja, raja yang sangat dihormati.

Baca Juga: Diperkirakan Dibangun Pada Abad Ke-15, Peninggalan Candi Surowono dari Kerajaan Kediri yang Bercorak Hindu

Namun, sejumlah sejarawan berpendapat bahwa gelar tersebut tidak hanya disandang oleh satu raja.

Melansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube David Effendi, menurut Prof. Ayatrohaedi, gelar Prabu Siliwangi sebenarnya disematkan kepada delapan raja Sunda, mulai dari Niskala Wastu Kancana hingga Suryakancana, raja terakhir sebelum keruntuhan Pajajaran pada tahun 1579.

Argumen ini diperkuat oleh naskah Wangsakerta yang menyebutkan bahwa Suryakancana adalah Prabu Siliwangi VIII yang moksa, atau menghilang secara mistis.

Baca Juga: Kerajaan Kandis Pernah Berkilau Sebelum Runtuh, Terkuak Deretan Kekayaan Istana Paling Megah di Riau, Apa Saja?

Meski demikian, banyak masyarakat Sunda tetap percaya bahwa Prabu Siliwangi adalah gelar eksklusif bagi Sri Baduga Maharaja.

Sri Baduga Maharaja, atau yang juga dikenal sebagai Prabu Jayadewata, merupakan sosok penting yang membawa Kerajaan Sunda mencapai masa keemasannya.

Dengan kebijaksanaan dan kekuatan militernya, ia berhasil menjaga kemakmuran dan kestabilan kerajaan.

Baca Juga: Konon Dibangun Abad Ke-10 Masehi, Inilah Candi Gunung Gangsir di Pasuruan Oleh Mpu Sindok Pada Masa Kerajaan Mataram Kuno

Salah satu peristiwa yang paling terkenal dalam masa kepemimpinannya adalah Perang Bubat, sebuah konflik yang melibatkan Kerajaan Majapahit dan menyebabkan gugurnya Sri Baduga bersama putrinya, Dyah Pitaloka.

Atas pengorbanannya, Sri Baduga Maharaja dianugerahi gelar "Prabu Wangi," sebuah penghormatan yang melambangkan kemuliaan dan kehormatan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube David Effendi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X