SketsaNusantara.id - Keindahan Gunung Bromo di Jawa Timur menjadi salah satu daya tarik wisata.
Baik turis dalam negeri maupun mancanegara berbondong-bondong datang ke Gunung Bromo untuk melihat keindahannya.
Namun siapa sangka, di balik kepopuleran Gunung Bromo, terdapat jejak-jejak sejarah kerajaan Majapahit.
Baca Juga: Apa Itu Yadnya Kasada? Upacara Adat Masyarakat Asli Bromo Suku Tengger
Penduduk yang tinggal di sekitar Gunung Bromo didominasi oleh suku Tengger.
Dalam legenda yang beredar di masyarakat luas, suku Tengger merupakan keturunan Majapahit.
Nama Tengger sendiri diambil dari nama Roro Anteng dan Joko Seger.
Di mana Roro Anteng disebut-sebut sebagai salah satu anak Raja Majapahit kala itu.
Dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube BONGKOTAN PRING, Roro Anteng adalah putri dari Raja Majapahit, Dyah Surya Wikrama.
Hal ini menjadi salah satu alasan lahirnya keyakinan bahwa suku Tengger adalah keturunan Majapahit.
Baca Juga: Mengenal Candi Sumberawan yang Ternyata Pernah Dikunjungi Raja Hayam Wuruk, Ada Mata Air Penuh Tuah!
Selain hubungan legenda Roro Anteng dan Joko Seger dan Suku Tengger, ada lagi jejak Majapahit yang ditemukan di Gunung Bromo.
Artikel Terkait
Apa Itu Yadnya Kasada? Upacara Adat Masyarakat Asli Bromo Suku Tengger
Punya Gaya Singasari, Candi di Blitar Ini Konon Peninggalan Kerajaan Majapahit
Cek Fakta: Perang Bubat Majapahit vs Raja Sunda Hanyalah Dongeng Bohong Karangan Belanda? Sejarawan KH Agus Sunyoto Bongkar Semua Kebenarannya
Ada Sejak Abad ke-14 Masehi, Peninggalan Majapahit di Ketinggian Ini Ada di Purwodadi Pasuruan
Ada Gapura Kuno dari Abad ke-14, Candi di Mojokerto Peninggalan Kerajaan Majapahit Masih Kokoh Berdiri