SketsaNusantara.id- Kerajaan Pajajaran, yang pernah menjadi simbol kekuatan dan kejayaan di tanah Jawa Barat, mencapai puncak kejayaannya di bawah kepemimpinan Prabu Siliwangi.
Kerajaan yang berpusat di Pakuan (sekarang Bogor) ini menjadi pusat peradaban dan ekonomi, memberikan kemakmuran serta perlindungan bagi rakyatnya.
Didirikan pada tahun 923 Masehi, Pajajaran berdiri kokoh sebagai lambang kebesaran Sunda hingga runtuh secara tragis pada tahun 1579 Masehi.
Namun, kejatuhan itu bukanlah akhir yang mudah dilupakan, karena kisahnya terukir sebagai salah satu drama terbesar dalam sejarah Nusantara.
Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari akun TikTok @aguskusdinarr, kejatuhan Pajajaran diawali oleh ambisi besar dari Kesultanan Banten yang dipimpin oleh Maulana Yusuf, seorang sultan yang bertekad menyebarkan agama Islam melalui penaklukan.
Pada tahun 1579, pasukan besar Banten melancarkan serangan besar-besaran ke ibu kota Pajajaran, Dayeuh Pakuan.
Meskipun benteng pertahanan Pajajaran terkenal kuat, dibangun sejak era Prabu Siliwangi, serangan brutal itu akhirnya berhasil menggoyahkan pijakan Pajajaran.
Dalam pertempuran sengit tersebut, kerajaan yang selama ini menjadi simbol kejayaan Hindu Sunda itu akhirnya tak mampu bertahan.
Namun, sebelum serangan pamungkas tersebut, Pajajaran telah berkali-kali menghadapi upaya invasi dari Banten.
Serangan pertama dimulai pada masa pemerintahan Surawisesa, penerus Prabu Siliwangi. Meski mampu bertahan dengan susah payah, kekuatan Pajajaran perlahan melemah.
Artikel Terkait
Berawal dari Konflik Orang Tua, Inilah Asal Muasal Terbentuknya Kerajaan Pajajaran di Nusantara
Dijegal Adik Tiri, Kisah Pangeran Alit, Anak Sultan Agung yang Tercoret dari Tahta Kerajaan Mataram Islam
Inilah Fakta Candi Mirigambar yang Menyimpan Kisah Asli dari Tanah Jawa, Kisah Cinta Berliku pada Zaman Kerajaan?
Masuk Salah Satu Peninggalan Bercorak Budha dari Masa Kerajaan Mataram Kuno, Benarkah Candi Ini Berfungsi untuk Asrama?
Mengapa Uang Kerajaan Majapahit Ada Tulisan Syahadat? Ternyata Ada Hal Ini di Balik Koin Gobog, Bukti Peradaban...