Jadi saat candi keempat yang hampir selesai dibangun, putri ini mencari cara agar candi itu gagal dibangun dan akhirnya meminta Ibu-ibu di desa membunyikan lesung.
Pangeran yang mengira waktu telah pagi akhirnya menghentikan proses pembuatan candi ini dimana saat itu candi yang keempat belum jadi secara sempurna.
Baca Juga: Tribhuwana Wijayatunggadewi: Wanita Pertama yang Membawa Kerajaan Majapahit ke Puncak Kejayaan
Candi yang belum selesai dibuat tersebut kemudian diberikan nama "Urung" yang dalam bahasa Jawa artinya belum.
Pangeran yang tahu itu hanyalah tipu muslihat dari sang putri itupun merasa marah dan mengutuk para perempuan yang tinggal di desa sekitar tempat itu tidak akan mendapatkan jodoh, kecuali saat mereka memasuki usia tua.
Benar atau tidaknya kisah tersebut tidak diketahui secara jelas karena itu hanyalah kisah yang diceritakan secara turun-temurun di masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Hanya Ada di Tulungagung! Indahnya Pantai Dlodo dengan Pohon Kelapa Estetik, Netizen: Pantai Favorit Semua Umat?
Candi Megah di Puncak Bukit Tulungagung, Konon Dulu Jadi Tempat Pelarian hingga Pembakaran Jenazah Sejak Zaman Majapahit
Terowongan Legendaris Tulungagung: Cikal Bakal Neyama Romusha, Kisah Pilu 20.000 Pekerja Paksa yang Abadi hingga Kini
Kini Jadi Sentra Produsen Ciu! Desa di Jawa Tengah Ini Menyimpan Kisah Keturunan Kerajaan Majapahit, Bikin Takjub Ratu Surakarta Karena Gemerlapnya
Kini Kondisinya Terabaikan! Menguak Puing Kerajaan Kuno di Kaki Gunung Argopuro, Diduga Warisan Era Klasik Kejayaan Majapahit
Mengulik Candi Asu yang Konon Merupakan Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang Dibangun dari Abad ke-9
Selamat Haornas! Inilah 5 Olahraga Khas Kerajaan Majapahit, Ada yang Sudah Punah
Inilah Kisah di Balik Candi Merak yang Tersembunyi di Daerah Klaten, Tak Terkenal namun...