Kamis, 4 Juni 2026

Warisan Terkutuk di Magelang? Mitos Candi Asu, Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Kisahkan Sosok yang Dihukum Para Dewa

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 7 September 2024 | 21:00 WIB
Mitos peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. (Instagram @visitmagelang)
Mitos peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. (Instagram @visitmagelang)

Masyarakat percaya bahwa ketika saat itu Dewindani kerap berhubungan dengan pria lain meski sudah memiliki suami.

Baca Juga: Punya Mitos Mencekam? Bongkar Misteri di Balik Warisan Nenek Moyang Kerajaan Majapahit, Hati-Hati Bagi Para Pejabat

Lantaran perilakunya yang dianggap tidak biasa. Maka ia dikutuk oleh para Dewa dan menjadi seekor lembu.

Bahkan tidak hanya menyerupai seekor lembu. Namun wajah dari kutukan itu juga mirip asu atau anjing.

Karena mitos yang beredar, alhasil Candi Asu itu memberikan pelajaran bagi manusia untuk tidak terjebak oleh nafsu.

Baca Juga: Misteri Prabu Angling Dharma: Jejak Legenda Kerajaan Jawa yang Masih Hidup di Bojonegoro, Benar atau Mitos?

Di sisi lain, mitos adanya Dewindani itu merupakan kisah batu. Lantaran gambaran tentang anjing pada masyarakat Jawa Kuno beragam.

Meski saat ini sebutan Candi Asu di Magelang terkesan konotasi negatif. Namun ada juga dalam beberapa tradisi yang menyatakan bahwa anjing adalah simbol kesetiaan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube MastopoTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X