Kamis, 4 Juni 2026

Tidak Banyak yang Tahu! Selalu Melekat dengan Polri, Nama Bhayangkara Ternyata Warisan dari Kerajaan…

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Jumat, 6 September 2024 | 12:00 WIB
Bhayangkara Polri, nama pasukan Kerajaan Majapahit. (Facebook/ @wisanggenitrans)
Bhayangkara Polri, nama pasukan Kerajaan Majapahit. (Facebook/ @wisanggenitrans)

Di masa Majapahit, kebanyakan tentara adalah milisi yang hanya dipanggil ketika terjadi perang.

Baca Juga: Punya Mitos Mencekam? Bongkar Misteri di Balik Warisan Nenek Moyang Kerajaan Majapahit, Hati-Hati Bagi Para Pejabat

Mereka adalah rakyat biasa, seperti petani, yang menjalani kehidupan normal selama masa damai. Namun, Bhayangkara berbeda.

Mereka adalah pasukan tetap yang ditugaskan secara penuh waktu dan mendapat bayaran dari negara.

Para anggota Bhayangkara tidak hanya bertugas dalam situasi genting, tetapi juga menjalankan tugas rutin dalam menjaga keamanan kerajaan setiap saat.

Baca Juga: Dikenal sebagai Kerajaan Hindu Terakhir dari Pulau Jawa dan Nusantara, Inilah Sejarah Kerajaan Blambangan

Menariknya, para prajurit Bhayangkara tidak hanya mendapatkan gaji rutin, tetapi juga diberi hak pensiun ketika tidak lagi aktif.

Bahkan, dalam beberapa kasus, prajurit Bhayangkara yang berhasil menaklukkan wilayah musuh diberikan hadiah berupa tanah sebagai penghargaan atas jasanya.

Nama Bhayangkara kini diadopsi oleh Polri, menjadikan Korps Bhayangkara sebagai sebutan lain untuk institusi tersebut.

Baca Juga: Lokasi Kerajaan Tertua di Nusantara Ini Menjadi Kawasan IKN, Seperti Menghidupkan Kejayaan Masa Lalu

Nama ini bukan hanya sekadar label, melainkan membawa semangat pengabdian dan dedikasi para pengawal kerajaan Majapahit.

Sebagai Bhayangkara modern, Polri bertugas melindungi rakyat Indonesia dari berbagai ancaman, baik internal maupun eksternal, dengan komitmen penuh waktu dan tanggung jawab yang besar.

Dengan sejarah panjang yang mendalam, Bhayangkara tidak hanya menjadi simbol perlindungan.

Baca Juga: Mengungkap Jejak Kerajaan Mataram Kuno di Situs Liyangan Purbosari Temanggung, Konon Pernah Luluh Lantak Karena Letusan Gunung Sindoro

Akan tetapi, juga menjadi bukti bahwa peran penting kepolisian di Indonesia memiliki akar kuat dalam tradisi dan sejarah bangsa.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Facebook Indra Kuala

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X