Tak hanya itu, di sini juga terdapat motif untaian bunga yang disertai manik-manik dan daun. Terdapat juga sumuran yang memiliki ukuran 0,82x0,9 meter dengan kedalaman 2,72 meter di pusat bangunannya.
Selain candi induk, di sini juga ada candi perwara I, II,III dan IV. Sebagian ada yang sudah hancur dan menyisakan fondasi dan reruntuhan batu yang tidak terbentuk.
Di sini juga ditemukan beberapa arca seperti Agastya, Durga Mahisasuramardini, pecahan Makara dan simbar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Blusukan ke Desa Bakal Ketemu Peninggalan Kerajaan? Lebih Tua dari Candi Borobudur, Prasasti di Kabupaten Batang Penuh Teka-Teki
Kisah Mistis di Balik Keindahan Candi Gedong Songo Semarang, Konon Dihuni Penunggu Tak Kasat Mata
Mengenal Candi Sumberawan yang Ternyata Pernah Dikunjungi Raja Hayam Wuruk, Ada Mata Air Penuh Tuah!
Mengulik Kisah Candi Sukuh di Karanganyar, Konon Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Ditemukan Pada Tahun 1815
Mengenal Candi Kidal di Malang, Peninggalan Kerajaan Singosari yang Dibangun untuk Penghormatan atas Jasa Besar Anusapati