Kekalahan pangeran asal Tiongkok membuatnya harus menikah dengan penduduk asli pada masa kerajaan tersebut, lahirlah orang Basap yakni keturunan Tiongkok yang menikah dengan Suku Dayak Punan.
Kembali ke Museum Mulawarman, berdasarkan kedua Kerajaan ternama dan melegenda di atas, membuat Museum itu memiliki sekitar 5.373 koleksi bersejarah yang terdiri dari singgasana, pakaian kebesaran, tempat peraduan, tombak dan keris, kalung, hingga prasasti yupa.
Bangunan utama Museum Mulawarman diketahui merupakan bekas dari Kedaton Kutai Kartanegara yang menambah kesan bersejarah.
Keunikan lain museum Mulawarman yakni terdapat kolam ikonik berbentuk naga yang dilambangkan sebagai perjalanan hidup dan penjaga alam semesta.
Pengertian Kolam tersebut juga diambil dari cerita legenda masyarakat Kutai Kartanegara.
Terdapat juga makam-makam para raja terdahulu yang terletak di kanan bangunan Museum Mulawarman.
Museum Mulawarman diketahui memiliki julukan sebagai storynomics tourism yang mana menjadi tempat narasi, konten kreatif, dan living culture peradaban sejarah Kalimantan Timur.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Blusukan ke Desa Bakal Ketemu Peninggalan Kerajaan? Lebih Tua dari Candi Borobudur, Prasasti di Kabupaten Batang Penuh Teka-Teki
5 Kerajaan Islam Tertua Solor Watan Lema Nusa Tenggara Timur: Dibawa oleh Seorang Ulama dan Pedagang yang Tersohor
Telusuri Jejak Peninggalan Kerajaan Ratu Shima! Prasasti di Magelang Ini Punya Makna Seindah Suasana Alam di Sekelilingnya
3 Wilayah di Jawa Timur yang Pernah Menjadi Ibu Kota Kerajaan Majapahit, Salah Satunya Terletak di Hutan Tarik Sidoarjo
Menelusuri Jejak Hindu dan Islam di Kabupaten Bojonegoro, Dua Kerajaan Ini Punya Pengaruh Besar dalam Sejarah Perkembangan Wilayahnya