SketsaNusantara.id - Bojonegoro, sebuah kabupaten di Jawa Timur, menyimpan sejarah panjang yang kaya akan peristiwa dan kebudayaan.
Tidak banyak yang tahu bahwa wilayah ini memiliki jejak sejarah yang mendalam, mulai dari pengaruh Hindu di masa kerajaan kuno hingga Islam di masa kerajaan Demak dan Mataram.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman bojonegorokab.go.id, nama "Bojonegoro" berasal dari bahasa Kawi, yaitu "Bodja" yang berarti makanan atau pengasuh, dan "Negara" yang berarti wilayah.
Jika digabungkan, nama ini menggambarkan sebuah wilayah yang kaya akan sumber daya pangan, sebuah konsep yang mencerminkan kesejahteraan dan ketahanan pangan yang menjadi ciri khas Bojonegoro.
Sejarah Bojonegoro dimulai jauh sebelum masa kerajaan Islam, ketika wilayah ini menjadi bagian dari Kerajaan Majapahit, salah satu kerajaan Hindu terbesar di Indonesia.
Bukti keberadaan Hindu di Bojonegoro dapat dilihat dari berbagai situs arkeologi yang masih ada hingga kini.
Ketika Majapahit runtuh pada abad ke-16, wilayah ini kemudian menjadi bagian dari Kerajaan Demak, kerajaan Islam pertama di Jawa yang dipimpin oleh Raden Patah.
Peralihan kekuasaan dari Majapahit ke Demak menandai perubahan besar dalam struktur sosial dan budaya Bojonegoro. Dari pengaruh Hindu yang kuat, Bojonegoro beralih menjadi wilayah dengan dominasi budaya Islam, tetapi transisi ini berlangsung damai tanpa konflik berarti.
"Sepi ing pamrih, rame ing gawe" menjadi semboyan yang mewarnai kehidupan masyarakat Bojonegoro, mencerminkan semangat kerja keras dan tanpa pamrih yang telah diwarisi sejak zaman Majapahit.
Namun, perjalanan sejarah Bojonegoro tidak berhenti di sini. Setelah menjadi bagian dari Demak, Bojonegoro kembali mengalami perubahan kekuasaan saat menjadi wilayah Kerajaan Pajang dan kemudian Mataram.
Pada tahun 1677, di bawah pengaruh VOC, Bojonegoro berubah menjadi kabupaten dengan bupati pertama, Mas Tumapel, yang diangkat sebagai Bupati Mancanegara Wetan.
Artikel Terkait
Kudus Punya Cerita! Kupas Jejak Peninggalan Kerajaan Kalingga, Puncak Songolikur Jadi Pintu Gerbang Aneka Misteri
Tersembunyi di Probolinggo! Air Terjun Tertinggi di Pulau Jawa Ini Ternyata Menyimpan Sejarah Tokoh Legendaris Kerajaan Majapahit
Kerajaan Kutai Martadipura di Kalimantan Timur, Tertua dan Paling Berkuasa, Siapa Raja Pertama yang Sebenarnya?
4 Fakta Patok Puser Kerajaan Majapahit: dari Umpak Gajah Patih Gajah Mada hingga Paku Nusantara, Kalau Tercabut Bisa...
Inilah Candi Bajang Ratu Peninggalan Kerajaan Majapahit, Terdapat Relief Cerita Peruwatan Lokasinya diā¦