Saat itu jarak tempuh perjalanan dari Bondowoso menuju ke Surabaya dengan kereta memakan waktu 16 jam dan para pejuang Indonesia didalamnya harus bertahan hidup dengan keadaan yang tidak memungkinkan.
Baca Juga: Makam Ki Ageng Pametjut, Pangeran Keraton Solo yang Terlupakan, Masih Cucu Sunan Kalijaga?
Akhirnya sebanyak 46 pejuang gugur ditempat, 12 orang sakit parah, 30 orang lemas, dan 12 lainnya selamat dimana korban yang tewas berasal dari gerbong GR10152 karena tak ada lubang udara sedikitpun.
Para pejuang yang selamat juga tak bisa bebas, mereka semua dijebloskan lagi ke dalam penjara Surabaya.
Sebagai bentuk penghormatan dan mengenang perjuangan para pahlawan bangsa terhadap kekejaman penjajah, maka pemerintah membangun Monumen Gerbong Maut Bondowoso.
Baca Juga: Bekas Restoran di Yogyakarta Ini Disebut Restoran Siluman Ular, Unik Namun Suasananya Menyeramkan
Sementara itu gerbong asli yang digunakan untuk membawa para pejuang Indonesia tersebut disimpan di dalam Museum Militer Brawijaya, Malang, Jawa Timur.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kapan Perayaan Maulid Nabi Pertama di Nusantara? Ternyata Ada Peran Wali Songo dengan Sunan Kalijaga sebagai...
Mengenal Risoles, Camilan Favorit Masyarakat Indonesia dari Berbagai Kalangan, Ternyata Begini Awal Kemunculannya
Makam Kyai Pahing, Keturunan Tokoh Muslim Penyebar Ajaran Kristen di Pulau Jawa, Pendiri Gereja Kristen Jawi Wetan?
Cuma 9 Ribuan! Mie Ayam Bu Yanti di Jember Porsi Jumbo Satu Mangkok Bisa Sharing Lho, Lokasinya…
Siapa Kyai Abdul Kholiq? Mengenal Sosok Pendakwah Islam di Kawasan Kabupaten Temanggung yang Lekat dengan Tradisi Jumat Pahingan
Sejarah Minuman Khas Betawi, Bir Pletok: Tidak Memabukkan, Namun Manfaatnya Bukan Kaleng-Kaleng
Bukan Wali Songo! Ada 3 Teori Sejarah Masuknya Agama Islam ke Wilayah Nusantara, Mana yang Benar?