Sri Sultan Hamengku Buwono V wafat pada tanggal 5 Juni 1855 saat usianya menginjak 37 tahun. Sang Raja dimakamkan di Astana Besiyaran, Pajimatan Imogiri.
Sayangnya, Sultan HB V tidak memiliki keturunan sehingga tahta kerajaan dilanjutkan Raden Mas Mustojo, adiknya yang diberi gelar Sri Sultan Hamengku Buwono VI.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Pacul, Sunan Kalijaga Sebut Alat Bertani Ini Punya Makna dan Filosofi Mendalam
Wafat di usia yang relatif muda, Sultan HB V telah meninggalkan warisan di bidang seni yang saat ini masih bisa dinikmati di Yogyakarta dan menjadi daya tarik bagi banyak wisatawan dari dalam maupun luar negeri.***
Artikel Terkait
Di Mana Ujung Selokan Mataram Yogyakarta? Panjangnya 30 Kilometer, Penyelamat dari Kerja Paksa Jepang
Mengenal Bregada Wirabraja Prajurit Keistimewaan Keraton Yogyakarta, Benarkah Punya Filosofi Pemberani dan Peka?
Makam di Tengah Jalan Purwokerto: Kisah Ragasemangsang Tokoh Jahat Pemilik Aji Pancasona, Benarkah Tidak Bisa Dipindahkan?
Tercantum di Serat Centhini, Ini Sejarah Serabi Solo, Kuliner Khas dengan Cita Rasa Gurih Manis
Makanan Jawa Selalu Manis, Benarkah Begitu? Ternyata Ada Alasan dan Sejarah Panjang Dibaliknya!
Asal Usul Nama Prawiro, Dulu Jadi Gelar, Kini Banyak Dipakai di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Trah Terbanyak di Jawa?
Jangan Sepelekan Pacul, Sunan Kalijaga Sebut Alat Bertani Ini Punya Makna dan Filosofi Mendalam