Kedua putra mahkota Cirebon akhirnya dibebaskan oleh Pangeran Wangsakerta, adik mereka.
Untuk menghindari konflik antara saudara, Pangeran Wangsakerta memutuskan untuk melantik kedua putranya sebagai raja.
Baca Juga: Makam Ki Ageng Jejer Guru Sultan Agung: Tidak Mewah, tapi Jadi Pusat Peziarah Masyarakat di Bantul?
Martawijaya dan Kartawijaya kemudian memimpin Keraton Kanoman dan Keraton Kasepuhan, yang keduanya berasal dari Kesultanan Cirebon.
Makam Panembahan Girilaya di Pesarean Girilaya, Imogiri, Bantul, menjadi saksi bisu sejarah seorang raja Cirebon yang wafat dalam penahanan terhormat oleh mertuanya, Raja Mataram.
Kisahnya yang penuh liku menjadi bagian penting dari sejarah panjang Kesultanan Cirebon.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Jelajah Makam Sunan Bungkul, Kemunculan Pesarean Tokoh Islam di Surabaya Masih Jadi Misteri, dari Mana?
Di Mana Makam Sunan Dalem? Putra Pertama Sunan Giri yang Kisah Kewaliannya Tidak Banyak Orang Tahu, Punya Tradisi Unik Setiap 23 Ramadhan
Makam Syaikhona Kholil Bangkalan Ada di Mana? Salah Satu Wisata Religi Pulau Madura yang Dipercaya Penuh Karomah
Makam Sunan Kalijaga di Tuban? Terletak di Pedesaan Asri dan Sejarahnya Dikatakan oleh Presiden ke-4 Indonesia
Makam Raden Supeno Ada di Mana? Putra Sunan Giri dengan Dewi Wardah yang Terbunuh di Usia Muda Lokasinya di...