Hal ini disebabkan oleh tantangan dalam mendapatkan suhu yang tepat untuk fermentasi jamur tempe di luar negeri, yang menjadikannya lebih mahal di negara-negara tersebut.
Selain itu, tempe juga ternyata menawarkan banyak sekali manfaat kesehatan bagi tubuh.
Mulai dari menjaga kesehatan tulang, mengatur kadar glukosa darah, memiliki efek antikanker, meredakan gangguan menopause, dan membantu penurunan berat badan.
Sebagai warga Indonesia, kita patut berbangga dengan tempe. Tidak hanya sebagai simbol kekayaan kuliner.
Akan tetapi, juga sebagai contoh nyata dari kekayaan budaya Indonesia yang diakui dan diterima secara global.
Tempe adalah bukti bagaimana makanan tradisional kita telah memikat selera dunia dan mendapatkan tempat istimewa di panggung internasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Viral! Makanan Khas Batak Berbahan Utama Ikan Tanpa Dimasak, Gunakan Andaliman Sebagai Sumber Rasa Pedas dan Getir
7 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Mahasiswa Baru yang Ramah di Kantong dan Mudah Didapat, Nomor 1 Praktis Banget
Mengenal Kupat Ketheg, Makanan Favorit Sunan Giri dan Sering Disajikan saat Tradisi Malam Slawe
Inilah Sederet Fasilitas bagi Para Atlet dari Tuan Rumah Selama Berkompetisi di Olimpiade Paris, Ternyata Total Porsi Makanan yang Tak Terduga...
Sejarah Batagor Khas Jawa Barat dan Alasan di Balik Makanan Sunda yang Selalu Punya Nama Unik