Jumat, 3 Juli 2026

Menelisik Sejarah Nasi Kuning yang Sering Dihidangkan saat Perayaan Spesial, Ternyata Warnanya Mempunyai Makna Begini...

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Minggu, 4 Agustus 2024 | 10:30 WIB
Filosofi nasi kuning.  (Instagram.com/@dimasakin.cece.)
Filosofi nasi kuning. (Instagram.com/@dimasakin.cece.)

Hal itulah yang menyebabkan orang-orang membuat nasi kuning dengan bentuk kerucut sebagai ungkapan rasa terima kasih dan memohon keselamatan pada dewa-dewi.

Baca Juga: Heboh Komentar Maharani Kemala Soal Kepemilikan MS Glow, Benarkah Telah Pecah Kongsi dengan Shandy Purnamasari?

Seiring dengan berkembangnya waktu dan Islam mulai masuk, masyarakat tetap membuat dan memakan nasi kuning, hanya saja doa dan makna penyajiannya diberikan unsur-unsur yang Islam.

Secara umum, nasi kuning disajikan dengan berbagai lauk pauk yang melimpah dan rasanya yang tidak kalah lezat, seperti telur, abon, tempe, dan laim sebagainya.

Pada masa sekarang, nasi kuning tidak hanya dihidangkan saat upacara adat saja, namun bisa dibuat secara pribadi ataupun memesannya untuk acara ulang tahun, pernikahan, peresmian, dan lain sebagainya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.idKLIK DI SINI

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X