SketsaNusantara.id - Pada akhir abad ke-19, pemerintah Hindia Belanda memisahkan masyarakat ke dalam tiga golongan: orang Eropa di posisi tertinggi, Timur Asing di tengah, dan pribumi di bawah.
Golongan Indo (campuran Belanda dan pribumi) berada di antara Eropa dan pribumi.
Ketidakadilan ini membuat golongan Indo ingin melawan pemerintah kolonial.
Mereka mendirikan Indische Bond pada tahun 1898. Beberapa anggota ingin bergabung dengan pribumi dalam perjuangan kemerdekaan.
Pada rapat Indische Bond di Jakarta tanggal 25 Agustus 1912, mereka setuju merombak organisasi ini, seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Historibell.
Dari rapat ini lahirlah Indische Partij, partai politik pertama di Hindia Belanda yang terbuka untuk semua etnik.
Indische Partij memiliki semboyan "Indie voor Indiers" (Hindia untuk orang Hindia) dan "Indische los van Holland" (Hindia lepas dari Belanda).
Sembilan hari setelah pendirian, Douwes Dekker, Tjipto Mangunkusumo, dan Vanderpool melakukan tur propaganda dari Bandung ke Yogyakarta, Madiun, Surabaya, Semarang, Pekalongan, Tegal, dan Cirebon.
Tur ini mendapatkan dukungan luas, termasuk dari Suwardi Suryaningrat di Bandung dan Cipto Mangunkusumo di Surabaya.
Baca Juga: Asal-usul Margolunyu, Tameng Alam Pasukan Diponegoro: Jadi Strategi Jitu Melawan Tentara Belanda
Pada 25 Desember 1912, mereka menyusun anggaran dasar yang menetapkan kepengurusan, visi, dan misi partai.
Douwes Dekker menjadi ketua, Tjipto Mangunkusumo wakil ketua, dan J.J. Van Ham sebagai panitia.
Artikel Terkait
Bura, Pahlawan Jember yang Mati Sadis di Tangan Belanda, Pendekar Bercelurit yang Kebal Senjata hingga Tak Punya Makam
Siapa M Sroedji? Inilah Sosok Pahlawan Jember yang Pernah Memimpin 5000 Prajurit hingga Jadi Musuh Nomor 1 Belanda
Mengenal Korfball, Olahraga Favorit Pahlawan Jember, Letkol M Sroedji, yang Jadi Cabor di PON 2024, Buatan Belanda?
Makam Belanda Cantik Sejak Tahun 1800an di Surabaya, Bak Pemakaman Eropa dengan Nisan yang Unik
Sukarni Pahlawan Terlupakan Kelahiran Blitar yang Dipenjara Pemerintahan Bung Karno, Waktu Kecil Sering Gelut dengan Anak-Anak Belanda
Bukti Telah Menang dari Sejarah, 10 Kekuatan Pasukan Elit Indonesia Ini Mengalahkan Tentara Belanda, Kok Bisa?
Kisah Persahabatan M Sroedji dan dr. Soebandi dalam Patung di Jalan Hayam Wuruk, 2 Pahlawan Jember yang Dibantai Belanda