SketsaNusantara.id - Batagor, jajanan yang kerap kita temui di berbagai sudut kota, ternyata memiliki sejarah menarik yang berawal dari tanah Sunda.
Pada tahun 1968, ketika penjualan bakso di Jawa Barat sedang menurun, para pedagang mencoba inovasi baru untuk mengolah stok bakso yang melimpah.
Mereka memasukkan bakso ke dalam tahu, kemudian menggorengnya dan menyajikannya dengan sambal kacang, mirip dengan siomay yang diberi nama batagor.
Baca Juga: Rasanya Premium! Rekomendasi Kuliner Enak Khas Bangka Belitung! Dijamin Ketagihan Banget
Dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Yoatoon, dari sini lahirlah batagor, singkatan dari bakso tahu goreng.
Pada era 1980-an, batagor mulai dikenal di berbagai kota di Indonesia.
Penjual batagor yang berkeliling menggunakan gerobak turut memperkenalkan makanan ini ke berbagai kalangan.
Batagor juga mulai hadir di restoran-restoran. Kelezatan dan cita rasa khasnya membuat batagor digemari oleh banyak orang.
Berbagai variasi isian seperti otak-otak dan telur semakin menambah keunikan kuliner ini.
Kini, batagor bukan hanya menjadi ikon kuliner Bandung, tetapi juga salah satu jajanan favorit di seluruh Indonesia.
Popularitasnya yang terus meningkat menunjukkan bagaimana kuliner ini berhasil mencuri hati para pecinta makanan di berbagai penjuru negeri.
Selain batagor, kuliner Sunda juga memiliki daya tarik tersendiri dengan nama-nama yang unik dan kadang terdengar aneh bagi pendengar baru.
Artikel Terkait
Melegenda Sejak Tahun 1915, Favorit Warga Belanda? Sego Becek, Kuliner Khas Nganjuk Makin Maknyus Disantap Saat Hangat
Jadi Makanan Pokok Para Pejuang, Ini 5 Kuliner Khas Indonesia yang Disajikan saat Perayaan HUT Kemerdekaan RI
5 Restoran Gudeg Paling Populer di Yogyakarta, Ternyata Kuliner Khas Jogja Ini Punya Tiga Jenis Varian Berbeda, Apa Saja?
3 Rekomendasi Kuliner Legendaris Malang yang Murah-meriah Cocok Buat Anak Kos, Kuy Jajan!
Kolak Dikasih Ayam? Rahasia di Balik Kuliner Khas Gresik, Rupanya Peninggalan Sosok Penting dari Desa Gumeno