Senin, 13 Juli 2026

Sejarah Batagor Khas Jawa Barat dan Alasan di Balik Makanan Sunda yang Selalu Punya Nama Unik

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Kamis, 1 Agustus 2024 | 09:15 WIB
Batagor, makanan khas Sunda Jawa Barat.  (X/ @hitosins.)
Batagor, makanan khas Sunda Jawa Barat. (X/ @hitosins.)

 

SketsaNusantara.id - Batagor, jajanan yang kerap kita temui di berbagai sudut kota, ternyata memiliki sejarah menarik yang berawal dari tanah Sunda

Pada tahun 1968, ketika penjualan bakso di Jawa Barat sedang menurun, para pedagang mencoba inovasi baru untuk mengolah stok bakso yang melimpah.

Mereka memasukkan bakso ke dalam tahu, kemudian menggorengnya dan menyajikannya dengan sambal kacang, mirip dengan siomay yang diberi nama batagor.

Baca Juga: Rasanya Premium! Rekomendasi Kuliner Enak Khas Bangka Belitung! Dijamin Ketagihan Banget

Dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Yoatoon, dari sini lahirlah batagor, singkatan dari bakso tahu goreng.

Pada era 1980-an, batagor mulai dikenal di berbagai kota di Indonesia.

Penjual batagor yang berkeliling menggunakan gerobak turut memperkenalkan makanan ini ke berbagai kalangan.

Batagor juga mulai hadir di restoran-restoran. Kelezatan dan cita rasa khasnya membuat batagor digemari oleh banyak orang.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Destinasi Wisata, Pulau Tidung Ternyata Punya Sejarah Tentang Perlawanan Penjajahan Belanda

Berbagai variasi isian seperti otak-otak dan telur semakin menambah keunikan kuliner ini.

Kini, batagor bukan hanya menjadi ikon kuliner Bandung, tetapi juga salah satu jajanan favorit di seluruh Indonesia.

Popularitasnya yang terus meningkat menunjukkan bagaimana kuliner ini berhasil mencuri hati para pecinta makanan di berbagai penjuru negeri.

Selain batagor, kuliner Sunda juga memiliki daya tarik tersendiri dengan nama-nama yang unik dan kadang terdengar aneh bagi pendengar baru.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X