SketsaNusantara.id - Jika berbicara tentang pengibaran bendera pertama pada hari kemerdekaan 17 Agustus 1945 maka kita tak bisa melupakan satu tokoh penting bernama Latief Hendraningrat.
Latief Hendradiningrat merupakan salah satu tokoh nasional penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia dimana ia berperan aktif dalam peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Lalu siapa Latief Hendradiningrat dan apa sebetulnya peran pentingnya dalam kemerdekaan RI tahun 1945? Ini dia penjelasannya seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Amir TiVi.
Baca Juga: Tidak Banyak yang Tahu! Hilangnya 18 Kabupaten dan Kota dari Peta Indonesia: Penyebabnya karena...
Latief Hendradiningrat merupakan seorang pria yang lahir pada 15 Februari 1911 dan kemudian ia dikenal sebagai Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Latief Hendradiningrat.
Ia dikenal berperan aktif dalam peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 bersama dengan Suhud dan SK Trimurti, menjadi pengibar bendera Merah Putih yang menandai berdirinya Republik Indonesia.
Pengibaran bendera Merah Putih Pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Latief Hendraningrat dan Suhud beserta Soekarno-Hatta dan sejumlah orang lainnya itu dilaksanakan di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta.
Momen ini menjadi simbol penting bagi bangsa Indonesia, menandai berakhirnya penjajahan dan lahirnya negara yang merdeka.
Baca Juga: Sempat Hilang dari Peta, Misteri Selat Muria di Wilayah Jawa Tengah: Apakah Akan Muncul Lagi?
Pengibaran bendera ini dilakukan setelah proklamasi kemerdekaan yang dibacakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta.
Latief Hendradiningrat sendiri merupakan seorang komandan kompi prajurit PETA yang berpangkat sudancho. Ia juga dikenal sebagai tokoh muda yang mempelopori kemerdekaan Indonesia.
Saat Soekarno dipaksa kaum muda untuk segera membacakan proklamasi kemerdekaan segera setelah Jepang menyerah pada sekutu, Latief diminta kaum muda untuk meyakinkan Soekarno-Hatta.
Hingga akhirnya terjadilah peristiwa Rengasdengklok atau penculikan pada Soekarno-Hatta pada tanggal 16 Agustus 1945.
Selain itu, ia juga merupakan orang yang paling bertanggungjawab terhadap keamanan Jakarta kala itu.
Artikel Terkait
Presiden Gila Wanita! Inilah 9 Istri Soekarno yang Pernah Mendampingi Sang Bapak Proklamator: Siapa Paling Cantik?
Jarang Orang Tahu! Inilah Deretan 9 Anak Presiden Soekarno, Semuanya Terjun ke Dunia Politik?
Tidak Main-Main! 8 Tokoh Dunia Ini Ditaklukan oleh Karisma Soekarno, Putra Sang Fajar dari Indonesia
Tak Dapat Pengawalan! Ini Alasan Presiden Soekarno Dikawal Yakuza saat Berkunjung ke Jepang
Jejak Kyai Zainul Arifin Pahlawan Nasional dari Barisan Hisbullah, Kisahnya Jadi Tameng Hidup Soekarno Legendaris Hingga Kini
Kontroversi Kerja Paksa Romusha Zaman Penjajahan, Ternyata Ini Negosiasi Soekarno dengan Pemerintah Jepang
5 Fakta Buick, Mobil Pertama Presiden Soekarno, Ternyata 'Curian' Sudiro, Walikota Jakarta dan Kakek Tora Sudiro