Minggu, 19 Juli 2026

Filosofi Ojo Gumunan Ojo Getunan Ojo Kagetan Ojo Aleman, Petuah Sunan Kalijaga Wali Songo yang Populer dan Menjamur di Pulau Jawa

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Rabu, 31 Juli 2024 | 15:00 WIB
Ilustrasi filosofi petuah Jawa dari Sunan Kalijaga Wali Songo (YouTube @PetuahSidin_0)
Ilustrasi filosofi petuah Jawa dari Sunan Kalijaga Wali Songo (YouTube @PetuahSidin_0)

Manusia harus lebih mawas diri terhadap perubahan lingkungan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Baca Juga: Masjid Sekayu Semarang, Salah Satu Rumah Ibadah Tertua di Jawa Tengah Berusia Ratusan Tahun, Lebih dari Umur Masjid Demak?

Makna lainnya adalah agar manusia lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan sekeliling.

Dengan syarat, menyesuaikan diri dengan perubahan tanpa memisahkan jati diri sendiri demi lingkungan.

Kemudian untuk ojo aleman, dalam Bahasa Indonesia berarti manusia dilarang untuk terlalu manja.

Baca Juga: Inilah Jadwal Pintu Makam Sunan Kalijaga yang Berada di Kelurahan Kadilangu Demak Jawa Tengah

Sesekali memang perlu mengeluh dengan keadaan. Apalagi untuk mengisi kehidupan dengan bermanja.

Namun berlarut-larut dalam sifat manja tadi akan membuat hidup kita menjadi tidak terarah. Maka petuah ini disampaikan oleh Sunan Kalijaga.

Lebih lanjut, tentang Sunan Kalijaga. Ia adalah salah seorang Wali Songo yang berasal dari Tuban Jawa Timur.

Baca Juga: Wilayah Dakwah Sunan Kalijaga, Ternyata Bukan Hanya di Pulau Jawa Saja! Namanya Terkenal Sampai Thailand?

Nama aslinya adalah Raden Mas Said. Sunan Kalijaga menghabiskan hidupnya untuk berdakwah di Jawa Tengah.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube YPM Journey

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X