SketsaNusantara.id- Sunan Kalijaga dikenal sebagai salah satu anggota Wali Songo yang menyebarkan Agama Islam di Pulau Jawa.
Ketenarannya bahkan masih terkenang sampai sekarang. Makam Sunan Kalijaga yang dikutip dari YouTube YPM Journey pun tidak pernah sepi dari peziarah.
Selain terkenal karena ajarannya. Sunan Kalijaga juga memiliki petuah yang tidak asing bagi warga Jawa.
Petuah Jawa begitu melekat dalam diri anggota Wali Songo tersebut. Bahkan petuah itu sering digunakan oleh beberapa pemangku politik di Indonesia.
Salah satu petuah yang terkenal dari Sunan Kalijaga adalah:
Ojo gumunan, ojo getunan, ojo kagetan, ojo aleman
Keempat kata tersebut memiliki makna yang mendalam. Apalagi bagi warga Jawa yang masih berpegang teguh pada petuah hidup.
Ojo gumunan, bermakna jangan mudah heran. Manusia dilarang untuk mudah kagum dan heran dengan perkembangan sebuah keadaan atau peristiwa.
Perkembangan ini dapat dilihat dari materi atau suatu hal yang bersifat duniawi. Lain halnya dengan petuah ojo getunan.
Manusia dilarang untuk tidak mudah menyesal. Apalagi berlarut dalam penyesalan yang seharusnya waktu tersebut dipergunakan untuk lebih bisa memperbaiki diri.
Kemudian untuk filosofi ojo kagetan, memiliki makna bahwa kita tidak boleh terlalu mudah kaget atau terkejut.
Artikel Terkait
Makam Wali Songo di Kadilangu Demak Ini Jujukan Peziarah, Gentong Bertuah Jadi Daya Tarik, Konon Airnya Bisa Sembuhkan Penyakit
Jalur Bukit Surowiti Sunan Kalijaga, Terdapat Makam dan Jadi Saksi Bisu Jejak Petilasan Wali Songo Satu Ini
5 Hasil Kesenian Sunan Kalijaga untuk Syiar Dakwah Islam di Pulau Jawa, Nomor 4 Penuh Makna Filosofis yang Sering Dilupakan
Apa Makna Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti? Salah Satu Petuah dari Sunan Kalijaga yang Penuh Filosofis dan Penuh Makna
Ajaran Sunan Kalijaga Ini Bisa Jadi Filosofi dan Koridor Hidup, Punya Makna Mendalam
Arti Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan, Falsafah Jawa Ajaran Sunan Kalijaga