Minggu, 19 Juli 2026

Arti Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan, Falsafah Jawa Ajaran Sunan Kalijaga

Photo Author
Alvin Septia Wijaya, Sketsa Nusantara
- Rabu, 31 Juli 2024 | 08:30 WIB
Ilustrasi - Arti falsafah Jawa ajaran Sunan Kalijaga. (Pixabay.com/masbebet christianto.)
Ilustrasi - Arti falsafah Jawa ajaran Sunan Kalijaga. (Pixabay.com/masbebet christianto.)

SketsaNusantara.id - Sunan Kalijaga merupakan seorang wali yang menyebarkan agama Islam di tanah Nusantara terkhususnya di Jawa.

Sunan Kalijaga diketahui begitu kental dengan adat istiadat Jawa.

Hal tersebut berkaitan dengan cara ia dalam berdakwah menyebarkan Islam di Jawa Tengah.

Baca Juga: Kisah Nyai Pandansari Adik Sunan Pandanaran II atau Sunan Tembayat, Konon Katanya Miliki Kekuatan yang Berhubungan dengan Sumber Mata Air?

Dalam sejarah dakwahnya, dipercayai Raden Sahid menggunakan perpaduan antara kebudayaan atau tradisi Jawa dengan ajaran Islam.

Sebagai contoh, Raden Sahid atau Sunan Kalijaga mengangkat kesenian wayang kulit, beserta lagu-lagu tradisional yang diiringi oleh gamelan dan alat musik tradisional Jawa lainnya.

Caranya melakukan pendekatan dengan seni dan budaya Jawa tersebut, membuat dakwah Sunan Kalijaga dapat diterima dengan baik pada masa itu.

Baca Juga: Siapa Bong Swi Hoo? Wali Asal Tionghoa yang Turut Menyebarkan Agama Islam, Benarkah Sunan Ampel?

Selain kesenian-kesenian di atas, Sunan Kalijaga juga kerap menyampaikan sebuah falsafah-falsafah tentang kehidupan yang sangat berarti.

Mengutip dari KBBI, falsafah merupakan anggapan, gagasan, dan sikap batin paling dasar yang dimiliki oleh orang atau masyarakat sebagai pandangan hidup.

Sama dengan pengertiannya, beberapa falsafah yang diajarkan oleh Sunan Kalijaga masih begitu relevan hingga saat ini.

Baca Juga: Di Mana Makam Sunan Dalem? Putra Pertama Sunan Giri yang Kisah Kewaliannya Tidak Banyak Orang Tahu, Punya Tradisi Unik Setiap 23 Ramadhan

Salah satu falsafah dalam bahasa Jawa yang diajarkan Sunan Kalijaga berbunyi "Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan".

Dikutip SketsaNusantara.id dari lppm.stkippgriponorogo.ac.id yang merujuk pada Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Literasi, Karakter, dan Kearifan Lokal, Arti dari falsafah Jawa ajaran Sunan Kalijaga "Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan" adalah jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri, jangan sedih/susah manakala kehilangan sesuatu.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X