Kamis, 4 Juni 2026

Mengenal Kupat Ketheg, Makanan Favorit Sunan Giri dan Sering Disajikan saat Tradisi Malam Slawe

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Rabu, 31 Juli 2024 | 09:15 WIB
Potret Kupat Ketheg.  (Youtube.com/RAFA AHRUL CHANNEL.)
Potret Kupat Ketheg. (Youtube.com/RAFA AHRUL CHANNEL.)

SketsaNusantara.id – Selain terkenal dengan metode dakwahnya, Sunan Giri juga dikenal karena telah memberikan pengaruh tradisi kuliner.

Sunan Giri memiliki nama asli Raden Paku yang merupakan salah satu Wali Songo ini, berperan besar dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara.

Ternyata, Sunan Giri juga memiliki makanan kesukaan yaitu bernama kupat ketheg yang merupakan makanan khas Gresik.

Baca Juga: Arti Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan, Falsafah Jawa Ajaran Sunan Kalijaga

Dilansir dari RAFA AHRUL CHANNEL oleh SketsaNusantara.id, kupat ketheg dibuat dengan dimasak menggunakan ketheg yang merupakan air endapan minyak mentah yang keluar dari sumur minyak berwarna hijau.

Kuliner kupat ketheg ini terbuat dari beras ketan yang direndam dengan air ketheg dan dianyam dengan daun pohon kebang.

Diketahui, kupat ketheg dimasak selama 5 jam. Setelah jadi, kupat ketheg dimakan dengan ditaburi kelapa parut dan dituangkan saus gula merah.

Baca Juga: Roda Kehidupan Terus Berputar, Benarkah Zaman Kalasuba yang Paling Ditunggu?

Kupat ketheg memiliki rasa gurih dan nikmat. Makanan ini selalu disajikan pada saat momentum lebaran dan perayaan malam slawe.

Momentum malam slawe merupakan peringatan malam ke-25 di bulan Ramadhan yang merupakan malam Lailatul Qadar.

Kegiatan malam Slawe biasanya diisi dengan i’tikaf dan mengaji di sekitar makam Sunan Giri.

Baca Juga: Kronologi Terduga MI, Influencer Parenting Aniaya Anak 2 Tahun di Daycare Depok, Dilakukan Lebih dari 1 Kali?

Diketahui, kuliner kupat ketheg merupakan makanan yang hampir punah, karena bahan untuk membuat makanan ini sangat sedikit.

Adalah air endapan minyak mentah yang keluar dari sumur minyak tua berwarna kehijau-hijauan.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X