Becik ketitik, olo ketoro
Yang baik terlihat, yang buruk tampak
Sopo kang mbibiti olo, wahyune bakal sirno
Yang menanam keburukan, kebahagiannya akan sirna
Lebih lanjut, Prabu Brawijaya mendapatkan kebijaksanaan tersebut dari seorang pujangga. Nasihat itu disampaikan pula oleh Empu Sedah, Empu Panuluh, dan Empu Darmojo.
Empu Sedah mengajarkan kepada raja Kerajaan Kediri itu agar ingat kepada Sang Pencipta sebagai tempat kembali.
Begitu juga Empu Panuluh telah memberikan ilmu bertempur yang sakti. Adapun Empu Darmojo yang mengajarkan perumusan kebijaksanaan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Heboh Ramalan Hard Gumay soal Kasus yang Menimpa Artis di Indonesia Tahun 2024, Mulai dari Dirujak Netizen hingga Kecelakaan
Siapa Mbah Wasil Syamsudin, Sosok yang Punya Andil dalam Ramalan Jayabaya Ini Guru Spiritual Raja Kerajaan Kediri?
Makam Nyai Ageng Ngerang Dianggap Keramat, Sosok Ulama Wanita Zaman Wali Songo Ini Keturunan Raja Majapahit?
Kontroversi Kerja Paksa Romusha Zaman Penjajahan, Ternyata Ini Negosiasi Soekarno dengan Pemerintah Jepang
Menhir Maek: Jejak Megalitikum yang Memikat di Sumatera Barat, Leluhur Minangkabau Zaman Prasejarah
Mengenal Seikerei zaman Penjajahan Jepang, Budaya Negeri Matahari yang Ditentang Para Kyai hingga KH Hasyim Asy'ari