Kamis, 4 Juni 2026

Konon Dilindungi Kabut Gaib, Benteng Pangeran Diponegoro di Margolunyu Kebumen Masih Ada Sampai Sekarang?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 27 Juli 2024 | 17:45 WIB
Patung Pangeran Diponegoro di Desa Jatiluhur, Kebumen yang dipercaya terdapat benteng berkabut gaib jejak Perang Jawa (kebumenkab.go.id)
Patung Pangeran Diponegoro di Desa Jatiluhur, Kebumen yang dipercaya terdapat benteng berkabut gaib jejak Perang Jawa (kebumenkab.go.id)

SketsaNusantara.id - Pangeran Diponegoro adalah salah satu pahlawan nasional yang namanya terdengar tak asing bagi masyarakat Indonesia.

Sosok putra dari Hamengku Buwono III ini dikenal luas atas perjuangannya saat menjadi pemimpin dalam pertempuran melawan penjajah Belanda yang menjadi salah satu perang gerilya terbesar dalam sejarah kolonialisme.

Salah satu kisah menarik dalam kisang perjuangannya melawan Belanda adalah keberadaan benteng pertahanan yang berada di wilayah Margolunyu, Desa Jatiluhur, Kecamatan Rowolele, Kebumen Kebumen, Jawa Tengah.

Baca Juga: Akhir Kisah Heroik Laksamana Malahayati, Pahlawan Nasional dari Aceh, Benarkah Gugur saat Perang?

Konon benteng persembunyian Pangeran Diponegoro dan para pasukannya masih ada hingga kini dan kabarnya diselimuti kabut gaib.

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Pemerintah Desa Jatiluhur, diketahui bahwa Pangeran Diponegoro sengaja membuat benteng pertahanan di lokasi yang tersembunyi dan sulit dijangkau oleh musuh.

Menariknya, benteng yang berada di Margolunyu, Kebumen ini diselimuti kabut putih yang dipercaya muncul secara alami dan berfungsi sebagai kamuflase yang sangat efektif.

Dengan adanya kabut ini, keberadaan benteng di Margolunyu menjadi sangat sulit ditemukan oleh pasukan Belanda.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Film Tema HUT Kemerdekaan RI, Film Para Pahlawan yang Tak Kenal Mundur Siap Temani Hari Liburmu!

Benteng yang dibangun di daerah Margolunyu ini didirikan dengan tujuan untuk menghadang bantuan pasukan Belanda yang datang dari Batavia (sekarang Jakarta) yang akan melalui Banyumas, Jawa Tengah.

Setiap ada gerakan dari pasukan bantuan Belanda yang melewati daerah tersebut, pasukan Pangeran Diponegoro dengan sigap akan menghadang dan ditumpas yang tentunya akan mengurangi kekuatan pihak Belanda di wilayah Kedu, Jawa Tengah.

Berdasarkan cerita sejarah dari sesepuh yang ada di Kebumen, benteng Margolunyu yang diselimuti kabut putih ini tidak mampu ditembus oleh pandangan mata manusia biasa karen telah dilindungi oleh tabir ghaib.

Tabir ghaib ini dipercaya telah dibuat oleh Pangeran Diponegoro dan para pengikutnya dari golongan para kyai dan santri.

Baca Juga: Kisah Maria Walanda Maramis, Pejuang Perempuan Asal Minahasa yang Gagah Berani, Pahlawan Nasional yang Sempat Terlupakan?

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: jatiluhur.kec-rowokele.kebumenkab.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X