Kamis, 4 Juni 2026

Tak Ada Fakta dan Sumber Sejarah yang Valid, Inilah Bantahan Profesor Anhar Gonggong Terkait Klaim Sejarah Ba'alawi

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 27 Juli 2024 | 19:45 WIB
Profesor Anhar Gonggong bersama Rhoma irama terkait Ba'alawi  (YouTube Rhoma Irama Official )
Profesor Anhar Gonggong bersama Rhoma irama terkait Ba'alawi (YouTube Rhoma Irama Official )

Tentu saja Anhar Gonggong merupakan nara sumber yang tepat untuk peristiwa sejarah yang tiba-tiba dirubah oleh Ba'alawi karena ia seorang sejarawan tanah air.

Baca Juga: Ada Berapa Tingkatan Paskibraka? Pahlawan Muda Pengibar Bendera Pusaka di Hari Kemerdekaan

Siapa profesor Anhar Gonggong 

Profesor Anhar Gonggong M.A merupakan seorang sejarawan Indonesia dan juga pernah di departemen sosial yang berkedudukan sebagai wakil ketua peneliti dan penilai calon-calon pahlawan nasional.

Ia ikut terlibat langsung dalam pemilihan calon pahlawan nasional yang diseleksi olehnya dan tim secara ketat dan bertahap dengan proses yang panjang.

Menurut Anhar Gonggong, jika kita berbicara sejarah maka kebenarannya terletak pada sumber sejarah apa yang digunakan. Jadi sejarah itu akan benar jika fakta yang tertulis dalam sejarah itu ditulis dengan sumber yang benar dan jelas dan kemudian di interpretasikan secara jujur sesuai dengan metodologi sejarah.

 Baca Juga: Siapa Mbah Sholeh Darat? Ini 5 Fakta Ulama Kelahiran Jepara Guru 3 Pahlawan Nasional, Termasuk RA Kartini

Siapa itu Ba'alawi 

Ba'alawi mengklaim bahwa mereka adalah keturunan langsung dari Nabi Muhammad melalui Sayid Alwi bin Ubaidillah. Namun, beberapa akademisi, seperti Imaduddin Utsman, mempertanyakan keabsahan klaim ini.

Mereka menyatakan bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung narasi tersebut yang menunjukkan adanya perdebatan yang signifikan mengenai genealogis Ba'alawi di Indonesia.

Ba'alawi juga mengklaim memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara. Mereka sering dianggap sebagai tokoh sentral dalam dakwah dan pendidikan Islam, yang berkontribusi pada pembentukan komunitas Muslim di Indonesia.

Baca Juga: Kisah Supriyadi jadi Menteri Pertahanan, Pahlawan Pemberontakan PETA Blitar yang Jejaknya Hilang Entah ke Mana

Namun, ada kritik yang menyatakan bahwa klaim ini sering kali dibesar-besarkan untuk memperkuat posisi sosial dan religius mereka dengan cara mencaplok sejarah dimana pendahulu mereka ambil bagian penting didalamnya.

Koreksi sejarah oleh Anhar Gonggong terkait klaim Ba'alawi 

Ada beberapa klaim yang langsung dijawab oleh Anhar Gonggong yakni terkait sejarah tentang Bendera Merah Putih yang dikatakan berasal dari konsep Habib Ali Kwitang dari Ba'alawi, secara tegas Anhar Gonggong menyatakan itu tak benar.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Rhoma Irama Official

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X