Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Sendang Kemuning Peninggalan Tertua dari Sunan Kalijaga di Alas Mentaok, Konon Tercipta dari...

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 27 Juli 2024 | 16:30 WIB
Sendang Kemuning (youtube.com/AY & Partners)
Sendang Kemuning (youtube.com/AY & Partners)

SketsaNusantara.id – Sendang Kemuning merupakan salah satu petilasan atau peninggalan dari Sunan Kalijaga.

Sebelum adanya Kerajaan Mataram Islam dan ketika Sunan Kalijaga menyebarkan dakwah Islam, ia sempat tinggal di Alas Mentaok bersama Ki Ageng Pemaanahan beserta keluarganya.

Dahulu pada saat Sunan Kalijaga tinggal sementara di Alas Mentaok, waktu itu di alas tersebut belum ada apa-apa. Lalu, Sunan Kalijaga kemudian meminjam sebuah tombak dan menancapkannya ke tanah.

Baca Juga: Inilah 'Tuk Sibedug', Mata Air yang Diyakini Tak Pernah Kering Meski Musim Kemarau, Ada Kaitannya dengan Sunan Kalijaga?

Karena kesaktian yang dimiliki oleh Sunan Kalijaga, maka tombak yang ditancapkan tersebut tiba-tiba menyembur mengeluarkan sumber mata air.

Sumber mata air ini digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk mensucikan diri serta berwudhu. Pada zaman dahulu, sendang ini banyak ditumbuhi oleh pohon kemuning dan akhirnya sendang ini dinamai oleh Sunan Kalijaga sebagai Sendang Kemuning.

Tak hanya meninggalkan sendang ini, konon Sunan Kalijaga juga menanam pohon beringin yang sekarang dikenal sebagai beringin sepuh yang berada di sebelah selatan pintu gapura masuk Masjid Kotagede Mataram.

Air dari Sendang Kemuning kemudian diyakini oleh masyarakat sebagai sumber mata air tertua di Kotagede.

Baca Juga: Menelisik Kisah Masjid Kedondong yang Dipercaya Peninggalan Sunan Kalijaga saat Berdakwah, Konon Katanya Diwarnai Rasa Kekecewaan?

Air dari Sendang Kemuning memiliki debit yang sangat melimpah dan bahkan di musim kemarau pun air di sendang ini tidak pernah kering.

Sebagaimana yang telah dilansir oleh SketsaNusantara.id dari Youtube Andy Jogja, menurut cerita yang ada, Sendang Kemuning ini dahulu dipakai untuk pembangunan awal Kerajaan Mataram Islam.

Dari dulu hingga kini, Sendang Kemuning digunakan masyarakat sebagai mata air untuk memenuhi kebutuhan air, berwudhu, mandi, dan mencuci.

Menurut kepercayaan yang ada, konon sendang ini dijaga oleh sesosok makhluk yang Nampak seperti prajurit wanita dari Mataram.

Letak dari Sendang Kemuning yaitu berada di luar tembok benteng Kerajaan Mataram dan merupakan sebuah pagar ghaib yang bertujuan melindungi benteng kerajaan dari serangan negatif.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube Andy Jogja

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X