Di Singosari, ia mendirikan madrasah yang diberi nama Mishbahul Wathan atau yang disebut sebagai Pelita Tanah Air.
Di usai 21 tahun, KH Masykur melepas masa lajang dengan meminang cucu KH. Tahir di tahun 1923.
Hingga usia pernikahannya memasuki tahun ke 16, sang istri meninggal dunia saat rumah tangganya belum dikaruniai keturunan.
Kemudian Kiai Khalil Genteng menyarankan KH Masykur untuk menikah lagi dengan adik dari mendiang istrinya. Selepas keduanya membina rumah tangga, mereka bersama-sama untuk menyebarkan ajaran Islam.***
Artikel Terkait
Siapa Kyai Mojo Leluhur Duta Sheila On 7? Inilah Kisah Ulama Besar yang Berjasa dalam Ilmu Keagamaan dan Semangat Juang Melawan Penjajah
Nama Asli Kyai Sholeh Darat, Ulama Semarang dan Guru KH Hasyim Asy'ari yang Berdakwah dengan Huruf Arab Pegon
Siapa Habib Ahmad Bin Aqil Al Munawar? Ulama Besar Guru Kyai Sholeh Darat, Tokoh Penyebar Islam di Nusantara
Siapa Mbah Gembyang Kendal? Sosok Kyai Pejuang yang Syiar Dakwahnya Diikuti Ribuan Santri
Kisah Karomah Kyai Sholeh Darat, Guru KH Hasyim Asy'ari, Pernah Bikin Mobil Tentara Belanda Mogok Gara-Gara...
4 Kisah Karomah Gus Maksum, Kyai dan Pendekar Ponpes Lirboyo Kediri, Pernah Bubarkan Tawuran di Konser Iwan Fals