Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Nyi Mas Gandasari, Seorang Panglima Perang Wanita Kesultanan Cirebon dan Penyiar Islam

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Rabu, 24 Juli 2024 | 17:15 WIB
Ilustrasi: Nyi Mas Gandasari (Tangkapan Layar Youtube FLIK TV)
Ilustrasi: Nyi Mas Gandasari (Tangkapan Layar Youtube FLIK TV)

SketsaNusantara.idNyi Mas Gandasari dikenal sebagai seorang Panglima Perang wanita Kesultanan Cirebon.

Diketahui Nyi Mas Gandasari merupakan anak angkat dari Pangeran Cakrabuana atau dikenal Mbah Kuwu Cirebon.

Menurut Naskah Carios Walangsungsang, di dalam naskah ini, Nyi Mas Gandasari berasal dari Kerajaan Samudra Pasai dan diasuh oleh Pangeran Cakrabuana.

Baca Juga: Kontroversi Kerja Paksa Romusha Zaman Penjajahan, Ternyata Ini Negosiasi Soekarno dengan Pemerintah Jepang

Sejak kecil, Nyi Mas Gandasari dibawa oleh Pangeran Cakrabuana ke Cirebon.

Ia diasuh oleh Pangeran Cakrabuana berawal saat Pangeran Cakrabuana melakukan ibadah haji bersama adiknya.

Saat melakukan ibadah haji, adik dari Pangeran Cakrabuana berjodoh dengan orang Mesir.

Baca Juga: Siapa Panglima Muda Sentot Prawirodirjo? Jadi 'Mimpi Buruk' Bagi Musuh, Belanda Sampai Menuliskan Kehebatannya?

Adiknya bernama Rara Santang dan menikah dengan penguasa Kota Islamiyah atau Mesir. Maka, Pangeran Cakrabuana pulang ke Cirebon sendirian.

Sebagaimana yang telah dilansir oleh SketsaNusantara.id dari YouTube BUNG FEI, kepulangan Pangeran Cakrabuana dari Timur Tengah ke Cirebon, sebelumnya ia mengunjungi Kerajaan Samudra Pasai.

Ketika ia sampai di sana, di kerajaan tersebut sedang mengalami wabah penyakit yang mengakibatkan masyarakat meninggal. Istri dari Sultan Pasai pun ikut tewas.

Baca Juga: Keris Kyai Nogo Siluman Pangeran Diponegoro Kembali ke Indonesia: Sejarah yang Pulang ke Rumah

Pangeran Cakrabuana merupakan seorang yang memiliki ilmu pengobatan sehingga bisa membantu menyembuhkan wabah penyakit di kerajaan tersebut.

Akhirnya, Pangeran Cakrabuana berhasil memadamkan wabah tersebut dan akibat dari wabah tersebut Istri Sultan Pasai ikut meninggal.

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: YouTube BUNG FEI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X