Minggu, 19 Juli 2026

Janggan, Kebaya Gadis Kretek yang Dipakai Dian Sastrowardoyo, Dulu Pakaian Bangsawan hingga Keluarga Kerajaan

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 24 Juli 2024 | 08:00 WIB
Makan Kebaya Janggan yang dipakai Dian Sastrowardoyo di film Gadis Kretek (Kolase kratonjogja.id, Instagram/@therealdiansastro)
Makan Kebaya Janggan yang dipakai Dian Sastrowardoyo di film Gadis Kretek (Kolase kratonjogja.id, Instagram/@therealdiansastro)

 

SketsaNusantara.id - Kebaya menjadi salah satu pakaian tradisional wanita Indonesia.

Kebaya memiliki beragam jenis, salah satunya adalah kebaya Janggan.

Model kebaya Janggan memang belum seterkenal kebaya Kartini, kutu baru maupun kebaya encim.

Baca Juga: Makna Kebaya, Pakaian Wanita Indonesia Sejak Era Majapahit dengan Filosofi Jawa, Jadi Film Terbaru Dian Sastrowardoyo?

Padahal kebaya Janggan adalah salah satu model pakaian bangsawan hingga keluarga kerajaan.

Bahkan istri Pangeran Diponegoro, Ratna Ningsih juga selalu mengenakan kebaya model ini saat berperang bersama suaminya.

Kebaya Janggan mulai dilirik saat film serial Gadis Kretek yang diperankan Dian Sastrowardoyo viral.

Baca Juga: Gak Cuma Sarah Menzel, 5 Inspirasi Kebaya ala Selebriti, Tampil Menawan ke Wisuda dari Gaya Ningrat Sampai Modern

Dalam film tersebut, karakter Jeng Yah yang diperankan Dian Sastrowardoyo sering mengenakan kebaya Janggan.

Nama kebaya Janggan berasal dari kata jangga yang memiliki arti leher sehingga kerahnya yang tinggi menjadi salah satu ciri khas kebaya ‘Jeng Yah’.

Kata Jangga juga memiliki makna ke-ilahi-an hingga kesucian kaum perempuan keraton dan perempuan jawa seperti dikutip SketsaNusantara.id dari situs Kebaya goes to UNESCO.

Baca Juga: Mengulik Asal Usul Kipo, Jajanan Legendaris Khas Kotagede Yogyakarta, Kuliner Favorit Bangsawan Kerajaan Mataram Kuno

Selain modelnya yang mirip surjan laki-laki, warna kebaya Janggan juga haruslah hitam yang merupakan simbol ketegasan, kesederhanaan hingga sifat keputrian yang suci.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: tradisikebaya.id, kratonjogja.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X