SketsaNusantara.id- Inilah potret peninggalan seorang ulama penyebar agama Islam di Tuban.
Ulama tersebut terkenal dengan nama Sunan Bejagung Lor. Seseorang yang hijrah ke tanah Jawa untuk menyebarkan Agama Islam.
Konon, ia meninggalkan sebuah warisan keramat yang sampai saat ini masih digunakan oleh warga Tuban.
Baca Juga: Sunan Bejagung Lor Vs Gajah Mada, Kisah Pertarungan Adu Ilmu di Watu Gajah Tuban, Siapa yang Menang?
SketsaNusantara.id melansir dari YouTube Arvandi Filguna, Sunan Bejagung Lor memiliki nama asli Sayyid Abdullah Asy'ari bin Sayyid Jamaluddin Kubro.
Ternyata ia merupakan seorang adik dari Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi yang dijuluki sebagai bapak tiga Wali Songo.
Semasa hidupnya, Sunan Bejagung Lor dikenal sebagai orang yang mudah bergaul. Maka tak heran jika dakwahnya diterima oleh masyarakat Tuban.
Dijuluki sebagai Sunan Bejagung Lor karena ia pernah membangun Kasunanan. Kasunanan itu diberi nama Bejagung.
Tempat itu digunakan olehnya sebagai pusat dakwah atau menyebarkan Agama Islam di Tuban.
Adapun selama hidupnya ia mengabdi untuk Tuban. Sampai akhirnya wafat dan dimakamkan di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding.
Lokasinya juga tidak jauh dari pusat Kota Tuban. Hanya berjarak 2 kilometer dari arah Selatan.
Para peziarah yang datang ke sana, tidak jarang akan tertarik dengan sebuah peninggalan Sunan Bejagung Lor.
Peninggalan itu disebut dengan Sumur Giling. Lokasinya ada di area makam pendakwah tersebut.
Artikel Terkait
Inilah Beberapa Fakta Masjid Bayan Beleq, Masjid Kuno Tempat Lahirnya Aliran yang Dibawa Murid Sunan Kalijaga
Siapa Sunan Ngatas Angin? Waliyullah Penyebar Agama Islam di Nganjuk, Masih Satu Keturunan dengan Syekh Jumadil Qubro?
Di Mana Lokasi Makam Sunan Ngatas Angin? Ulama Penyebar Islam Bumi Nganjuk, Kini Tak Pernah Sepi Kunjungan Peziarah
Wayang Kulit Bukan Syirik! Ada Dalil Kuat dari Al Quran yang Jadi Pedoman Sunan Kalijaga
Di Mana Makam Ki Ageng Ngaliman? Putra Sunan Giri yang Dihukum Mati karena Menantang Mataram, Lokasinya...
Apa Hubungannya dengan Sunan Kalijaga? Sejarah Tari Tayub, Lenggak-Lenggok Cantik Kesenian dari Nganjuk