Kamis, 4 Juni 2026

Di Mana Makam Kyai Modjo? Seorang Panglima Perang Diponegoro yang Menentang Kekuasaan Belanda, Cek Lokasinya...

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Rabu, 24 Juli 2024 | 10:15 WIB
Potret makam Kyai Modjo. (kebudayaan.kemdikbud.go.id.)
Potret makam Kyai Modjo. (kebudayaan.kemdikbud.go.id.)

Kyai Modjo diasingkan bersama pengikutnya dan berangkat dari Batavia melalui Ambon, lalu tiba di Minahasa. Lebih tepatnya di Desa Kema, Kecamatan Kauditan daerah pantai timur Minahasa pada tahun 1829.

Ia bersama para pengikutnya diasingkan di Kaburukan, bagian selatan Kema. Lalu, dipindahkan di sebelah utara yaitu di Tasik Oki atau Tanjung Merah.

Baca Juga: Bagaimana Asal-usul Wedang Ronde? Mengenal Minuman Unik Khas Jawa yang Bisa Menghangatkan Tubuh

Belanda memiliki alasan mengapa mereka dipindah ke Tasik Oki, karena wilayah tersebut merupakan daerah berawa dan dekat dengan Gunung Klabat.

Setelah itu, mereka dipindahkan lagi ke sebelah barat Sungai Tondano. Kemudian mereka dipindah lagi ke daerah Kawak lalu ke Kampung Jawa. Mereka dipindah oleh Belanda agar tidak melarikan diri.

Baca Juga: Janggan, Kebaya Gadis Kretek yang Dipakai Dian Sastrowardoyo, Dulu Pakaian Bangsawan hingga Keluarga Kerajaan

Saat masa perasingan tersebut, Kyai Modjo bertemu dengan para kyai yakni Teuku Madja, Tumenggung Pajang, Pati Urawan, Kyai Baduran, dan Kyai Hasan Bedari.

Kyai Modjo wafat pada Desember 1949 dan dimakamkan di Desa Wulauan, Kecamatan Tondano yang terletak di atas bukit Tondata yang berjarak kurang lebih 1 km dari Tondano, ibu kota Minahasa.***

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X