SketsaNusantara.id - Kisah Nyi Mas Gandasari tak pernah lepas dari sejarah penyebaran Islam di Cirebon, Jawa Barat.
Mengenal tentang Nyi Mas Gandasari, ia merupakan seorang wanita yang berasal dari Aceh.
Nyi Mas Gandasari sendiri adalah putri dari Mahdar Ibrahim Bin Abdul Ghofur.
Selain itu, Nyi Mas Gandasari merupakan salah satu pemeluk Islam dan sekaligus penyebar Islam di Pulau Jawa, terkhususnya di Cirebon.
Bukan hanya sebagai penyiar syariat Islam di Cirebon, Nyi Mas Gandasari adalah satu-satunya panglima perang wanita dalam sejarah berdirinya Kerajaan Cirebon.
Kisah tentang Nyi Mas Gandasari dalam sejarah Cirebon lekat dengan misi menundukkan Kerajaan Galuh yang dikuasai oleh Prabu Cakra Ningrat.
Dikutip SketsaNusantara.id dari catatan grup Facebook Napak Tilas Sejarah Sunda, Nyi Mas Gandasari mengemban tugas dari gurunya yakni Sunan Gunung Jati sebagai telik sandi atau mata-mata, tujuan misi tersebut adalah mengislamkan Kerajaan Galuh.
Kerajaan Galuh pada masa itu diketahui notabene masih bagian dari wilayah Kerajaan Galu Pakuan Pajajaran yang merupakan kerajaan Hindu.
Nyi Mas Gandasari mengemban tugas menjadi mata-mata dengan menyamar atau merubah wujudnya sebagai wanita cantik.
Singkat cerita, Nyi Mas Gandasari berhasil mencuri pusaka Kerajaan Galuh berupa Bokor Mas atau Kandaga Mas.
Artikel Terkait
Makam Astana Srandil, Situs Wisata Religi Makam Islam Nusantara di Ponorogo Provinsi Jawa Timur
Menilik Lokasi Makam KH Bisri Syansuri di Jombang, Pesarean Ulama Pendiri NU Jadi Wisata Religi Selain Ziarah Wali Songo
Sesepuh dari 3 Wali Songo! Begini Kondisi Makam Syekh Ibrahim Asmoroqondi, Ulama Tersohor di Kabupaten Tuban
Wisata Religi Makam Ki Ronggo Bondowoso: Ada Dua Makam Lainnya yang Tak Kalah Kental dengan Sejarah?
Makam Waliyullah di Tuban: Satukan Sejarah dan Spiritualitas, Dijamin Damai di Tengah Riuhnya Dunia