Suroto sebagai salah satu anggota keluarga justru lebih percaya kalau Supriyadi gugur di hutan Sumberingin, Blitar.
Sebuah hutan yang dijadikan tempat Jepang menumpas seluruh pemberontak PETA yang ditangkap kala itu.
Konon seluruh jenazah pasukan PETA saat itu tergeletak di Hutan Sumberingin, Blitar dan hanya ditutupi dedaunan.
"Logikanya, sebagai pimpinan kawannya yang gugur, dia sebagai pimpinan juga pasti ditembak," jelasnya.
Menurutnya, ia bisa berbicara demikian karena memiliki alasan bahwa saat itu ia sering membaca-baca dokumen milik ayahnya yang juga merupakan ayah Supriyadi.
"Saya bilang seperti ini (bahwa Supriyadi telah terbunuh) karena saya membaca dimana sumbernya itu Suyono Raharjo yang merupakan perwakilan Daidan PETA Blitar," tegasnya.
Suroto menjelaskan bahwa misteri keberadaan Supriyadi yang tak terbongkar hingga selama ini karena sengaja ditutupi oleh sejarah.
Satu hal yang membuat keluarga besar Supriyadi sedih karena meski statusnya sebagai pahlawan nasional, namun ketidakjelasan sejarah dimana tak ada makam Supriyadi yang dapat mereka ziarahi hingga saat ini.***
Artikel Terkait
2 Kesaktian Bura, Pendekar Sakti dari Jember yang Tak Mau Disebut Pahlawan, Punya Amalan dari KH Abdul Hamid
Siapa Dokter Soebandi? Pahlawan Jember yang Namanya Abadi, Sahabat Letkol Sroedji yang Segera Bergelar Pahlawan Nasional
Makam Pahlawan Nasional KH. Abdul Wahab Chasbullah, Tokoh Pendiri NU, Jadi Wisata Religi di Jombang, Lokasinya diā¦
Siapa M Sroedji? Inilah Sosok Pahlawan Jember yang Pernah Memimpin 5000 Prajurit hingga Jadi Musuh Nomor 1 Belanda
Mengulik Kisah Usmar Ismail, Sosok Pahlawan Nasional dari Perfilman Indonesia yang Punya Kontribusi Besar pada Nahdlatul Ulama
Jejak Kyai Zainul Arifin Pahlawan Nasional dari Barisan Hisbullah, Kisahnya Jadi Tameng Hidup Soekarno Legendaris Hingga Kini
Mengenal Korfball, Olahraga Favorit Pahlawan Jember, Letkol M Sroedji, yang Jadi Cabor di PON 2024, Buatan Belanda?