Setelah pindah, Mbah Shiddiq membangun masjid yang dibantu oleh H. Alwi dan Bang Abd. Rachman.
H. Alwi banyak menyumbangkan dana untuk kepentingan pembangunan rumah Kiai dan musholla di tanah waqaf Jadilah tanah idaman itu sebagai pesantren yang dicita-citakan sejak dulu.
Mengutip dari catatan Facebook ULAMA & KIAI Nusantara, Inilah masjid-masjid lain yang telah didirikan KH Muhammad Shiddiq, sebagai berikut:
Baca Juga: Mengenal Tombak Pandu Wasistho, Pusaka Andalan Pugerkulon Jember: Punya Arti Nama Mendalam
1. Masjid Jamik Jember (Masjid Al-Baitul Amin)
2. Masjid Talangsari (Masjid Sunan Nur)
3. Masjid Kebonsari (Masjid Rachmat)
4. Masjid Angsana Mumbulsari
5. Masjid Sukosari Sukowono
6. Masjid Subojatian, Pakusari
7. Masjid Bangsalsari
8. Masjid Sumber Pinang - Kalisat
9. Masjid Baratan Patrang
10. Masjid Bintaro Patrang
11. Masjid Klompangan, Jenggawah
12. Masjid Pace, Silo
13. Masjid Bunder, Sukowono
Mbah Shiddiq menutup usia pada Ahad , 2 Ramadhan tahun 1533 H atau Minggu, 9 Desamber 1934 Masehi di usianya yang menginjak 80 tahun.
Artikel Terkait
Misterius! Terbongkar Rahasia The Kwan Lie, Kisah di Balik Makam Keramat Sosok Ulama Penyebar Agama Islam di Bali
Di Mana Lokasi Makam Habib Umar Maulana Yusuf Al Maghribi? Wali Bukit Bedugul Penyebar Ajaran Islam di Pulau Bali
Di Mana Makam Habib Ali bin Umar Bafaqih? Sosok Wali Pitu Bali yang Ramai Peziarah, Jadi Bukti Damai Dakwah Islam Nusantara
Di Mana Makam Habib Ali bin Zaenal Abidin Al Idrus? Ulama Besar yang Jadi Juru Kunci Sosok Wali Pitu Penyebar Islam di Bali
Siapa Syekh Maulana Yusuf Al- Baghdi Al-Maghribi? Tokoh Wali Pitu Bali yang Makamnya Disebut-sebut Makam Kembar Keramat
Kisah Makam Keramat Raden Ayu Siti Khodijah: Pernah Difitnah karena Sering Keluarkan Asap Wangi, Kini Ramai Didatangi Peziarah