Saat itu, Syekh Kholil Bangkalan membuka kitab yang dipelajarinya dan menunjuk kata "qoma zaidun" yang berarti berdiri terus menerus. Dikatakannya bahwa kata tersebut mengarah kepada sang pencuri.
Atas izin Allah SWT, pencuri timun akhirnya bisa ditemukan. Secara mengejutkan, warga Bangkalan menemukan pencuri yang berada di ladang timun yang tidak bisa duduk dan berdiri terus-menerus seolah-olah mendapat kutukan seperti kata-kata yang dikatakan Syekh Kholil Bangkalan sebelumnya.
5. Berkomunikasi dengan Anjing Hitam
Salah satu kisah yang menjadi sorotan adalah Syekh Kholil Bangkalan yang disebut-sebut mampu berkomunikasi dengan anjing hitam, benarkah demikian?
Dalam buku "Surat Kepada Anjing Hitam: Biografi dan Karomah Syaikhona Kholil Bangkalan", dikisahkan bahwa Syekh Kholil Bangkalan sempat menitipkan surat kepada calon jemaah haji untuk diberikan kepada anjing hitam saat tiba di Mekah.
Meskipun permintaan itu terdengar aneh, tapi entah kenapa fulan yang sedang menjalankan ibadah haji itu tiba-tiba didatangi anjing hitam. Seketika surat tersebut disampaikan sang fulan, dan anjing hitam seperti mengucapkan terima kasih setelahnya.
Ketika sang fulan bertanya maksud penyampaian surat tersebut, Syekh Kholil Bangkalan menyebut anjing hitam tersebut adalah sosok utusan wali Allah SWT yang ikut berhaji di tanah suci.
Meski sempat kaget, si fulan kemudian memahami bahwa surat itu adalah salah satu karomah Syekh Kholil Bangkalan yang bisa berkomunikasi dengan wali Allah yang lainnya melalui anjing hitam.***
Artikel Terkait
Karomah Sunan Gunung Jati Lenyapkan Tumor Tanpa Operasi atau Alat Medis, Gara-Gara Melihat Ini di Malam Lailatul Qadar
Sunan Gunung Jati Nikahi Putri Kaisar Tiongkok karena Tebak Kehamilan, Karomah Wali Songo Ini Cikal Bakal Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa
Wasiat Sunan Gunung Jati yang Populer dan Dibumikan Masyarakat Cirebon, Tokoh Wali Songo Ini Titip 2 Hal
Pusaka Sakti Sunan Gunung Jati Bisa Datangkan Ribuan Lebah, Turun-temurun dari Prabu Siliwangi Sampai Sunan Kudus?
The Kwan Lie Penyebar Agama Islam di Bali: Ternyata Murid dari Wali Songo Sunan Gunung Jati Cirebon