Sabtu, 4 Juli 2026

5 Karomah Syekh Kholil Bangkalan yang Masih Keturunan Sunan Gunung Jati, Benarkah Bisa Berkomunikasi dengan Anjing Hitam?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 20 Juli 2024 | 12:45 WIB
Ilustrasi - Potret Syekh Kholil Bangkalan yang memiliki karomah luar biasa. (Tangkapan Layar YouTube At-Tirmidzi.)
Ilustrasi - Potret Syekh Kholil Bangkalan yang memiliki karomah luar biasa. (Tangkapan Layar YouTube At-Tirmidzi.)

 

SketsaNusantara.id - Syekh Kholil Bangkalan merupakan salah satu tokoh ulama Nusantara yang namanya tak asing terdengar di kalangan masyarakat Madura.

Memiliki nama asli Muhammad Kholil atau dikenal dengan Kiai Kholil atau Syekh Kholil, sosoknya begitu disegani yang turut berperan besar dalam perkembangan agama Islam di Indonesia.

Berdasarkan catatan sejarah di Ensiklopedia Sejarah Indonesia (ESI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI, Syekh Kholil Bangkalan merupakan putra dari Kiai Abdul Latif dan masih memiliki garis keturunan dengan Sunan Gunung Jati, salah satu Wali Songo yang menyebarkan agama Islam pada abad ke-16.

Baca Juga: Inilah Kesaktian Ken Arok Pendiri Kerajaan Singasari yang Lolos dari Pengeroyokan dan Mempunyai Keris Sakti Bernama...

Sebagai ulama Nusantara keturunan Wali Songo, Syekh Kholil Bangkalan juga memiliki karomah yang merupakan keistimewaan berupa kemampuan di luar nalar yang diberikan Allah SWT kepada hamba pilihan-Nya.

Karomah atau perkara luar biasa Syekh Kholil pernah dirasakan warga Bangkalan pada abad ke-18 yang menjadikannya sosok waliyullah atau wali kekasih Allah SWT. Lantas, apa saja karomah Syekh Kholil Bangkalan?

Berdasarkan informasi yang dihimpun SketsaNusantara.id dari buku berjudul "Surat Kepada Anjing Hitam: Biografi dan Karomah Syaikhona Kholil Bangkalan" karya Saifur Rahman, berikut 5 karomah Syekh Kholil Bangkalan yang konon bisa berkomunikasi dengan anjing hitam.

Baca Juga: Syekh Kholil Bangkalan Ternyata Masih Keturunan Nabi Muhammad SAW? Simak Penjelasan Nasab dari Tokoh Penting Pendiri NU Tersebut

1. Dapat Berpindah ke Tempat Berbeda pada Waktu yang Sama

Syekh Kholil Bangkalan pernah berada di dua tempat berbeda. KH Ghozi menyebut Syekh Kholil Bangkalan pernah mengikuti pengajian di pesantren lalu tiba-tiba bajunya basah kuyup yang membuat para santri heran.

Syekh Kholil Bangkalan pun tak bercerita banyak dan menimbulkan teka-teki. Hingga suatu ketika ada seorang nelayan yang sowan untuk berterima kasih atas pertolongan Syekh Kholil Bangkalan, karena bisa selamat dari bahaya tenggelamnya perahu di tengah laut.

Pernyataan sang nelayan membuat kaget karena pada waktu yang sama Syekh Kholil Bangkalan masih berada di pesantren mengikuti pengajian.

Baca Juga: Benarkah Syekh Kholil Bangkalan Masih Keturunan Wali Songo? Inilah Sosok Ulama Legendaris dari Tanah Jawa Timur

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X