Maka tak heran, jika berkunjung ke Kota Surakarta atau Solo, banyak bangunan yang memiliki tanda atau logo bertuliskan PB X.
Baca Juga: Ternyata Pengemis Awal Mulanya dari Keraton Surakarta, Ada Hubungannya dengan Hari Kamis?
Pakubuwono X meninggal pada tahun 1939 karena menderita penyakit ginjal. Saat itu, jenazahnya dibawa menggunakan kereta khusus yang bahkan dipesannya langsung dari Belanda.
Kereta khusus dipesannya sendiri itu, membawa jenazah Pakubuwono X dari Stasiun Solo Balapan menuju Stasiun Tugu Yogyakarta, karena semua raja Mataram (Solo, Jogja) dimakamkan di Imogiri, Yogyakarta.
Itulah moment pertama dan terakhir kereta tersebut digunakan, karena kini kereta pesanan khusus Pakubuwono X terparkir di Alun-Alun Kidul Keraton Surakarta dan sudah tidak pernah lagi digunakan.***
Artikel Terkait
Jangan Lewatkan! Liburan Panjang dengan Pesona Pedesaan Eropa di Rustic Market Trawas Mojokerto
7 Rekomendasi Wisata di Purwokerto, Coba Keseruan Liburan ala Eropa dan Menikmati Indahnya Merak di The Village
Uniknya Cafe Rustik Ala Eropa di Tengah Kota Gresik, Sajikan Banyak Menu Nusantara dan Aneka Series Coffe yang Sayang Dilewatkan
Intip Serunya Liburan di Cepogo Cheese Park Boyolali, Spot Wisata ala Eropa dengan Aktivitas Menyenangkan!