Bahkan arca terbesar di candi Minak Jinggo yang menyerupai burung dengan tampilan mengerikan disebut-sebut sebagai gambaran Minak Jinggo.
Walau begitu, sosok Minak Jinggo sendiri di mata akademisi dianggap sebatas mitos.
Menurut arkeolog Ismail Lutfi, dalam wawancara yang dikutip dari channel YouTube Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI, berdasarkan terjemahan per kata, Minak Jinggo memiliki arti bangsawan merah, yang menggambarkan tentang penguasa yang bengis.
Oleh masyarakat sekitar, Minak Jinggo dikaitkan dengan raja dari Blambangan.
Namun rupaya, arca Minak Jinggo bukan menggambarkan sosok raja.
Arca tersebut adalah penggambaran wilmana, kendaraan perang para dewa.***
Artikel Terkait
Candi di Tengah Pemukiman Padat Penduduk di Sleman, Arca Ganeshanya Ditemukan Pertama Kali oleh Penduduk
Dekat Borobudur tapi Tak Terkenal, Inilah Fakta Unik Candi Retno Magelang, Bukti Peninggalan Mataram Kuno yang Terlupakan
Candi Megah di Puncak Bukit Tulungagung, Konon Dulu Jadi Tempat Pelarian hingga Pembakaran Jenazah Sejak Zaman Majapahit
Mengulik Kisah Pertapaan Bancolono yang Penuh Mistik, Konon Ada Spot yang Jadi Tempat Sakral Keluarga Kerajaan Majapahit
Kesaktian Kyai Pradah, Gong Pusaka Mertua Sunan Kudus saat Taklukkan Majapahit, Kenapa Disimpan di Blitar?
Mengenal Suku Nyama Selam di Bali yang Berdarah Majapahit, Mataram hingga Bugis, Punya Sistem Penamaan Unik!
Makna Ukiran Daun Kluwih pada Mimbar Masjid Kotagede, Hadiah untuk Sultan Agung yang Terbuat dari Kayu Bertuah?