Selain itu masjid ini memiliki konsep catur gatra tunggal atau empat kesatuan yakni keraton, masjid, alun-alun dan pasar.
Sementara itu di sekeliling keraton juga dikelilingi oleh benteng dari batu yang sangat tebal, hal itu terkait dengan nasehat Sunan Kalijaga agar diberi pagar sebagai bentuk tawakal kepada Allah untuk melindungi dari serangan musuh.
Selain dikelilingi benteng, sekitar masjid ternyata juga dikelilingi oleh saluran air sebagai konsep bahwa arsi Allah itu ada di atas air yang berfungsi sebagai tempat bersuci sebelum masuk masjid.
Sedangkan pada bagian interior terdapat satu ukiran kayu berbentuk daun kluwih yang merupakan lambang utama Mataram di mana daun kluwih mengandung makna kaluwihan sebagai representasi bahwa segala kelebihan itu hanya milik Allah.***
Artikel Terkait
Kenapa Sunan Kudus mendukung Arya Penangsang? Kisah di Balik Suksesi Kesultanan Demak hingga Muncul Mitos Masjid Demak
Asal-usul Beduk di Masjid, Ternyata Bukan Alat Pemanggil untuk Sholat dan KH Hasyim Asy'ari Pernah Tidak Menyetujuinya
Apa Saja Hasil Karya Sunan Kudus? Masjid Menara Kudus Jadi Salah Satu Karya Agung yang Masih Terjaga hingga Sekarang
Peninggalan Sunan Ampel Ini Punya Nilai Historis Tinggi, Intip Keindahan Masjid Jami' Peneleh Surabaya yang Sarat Makna Islami
Mengulik Kisah Berdirinya Masjid Rahmat Warisan Sunan Ampel, Surau Tertua Cikal Bakal Penyebaran Islam di Surabaya
Makna Gunungan atau Kayon dalam Wayang Kulit, Bentuknya seperti Masjid dan jika Dibalik Berwujud...