Meskipun telah ditetapkan sebagai cagar budaya milik Indonesia yakni pada tahun 2007, Masjid Sulthonain masih dapat digunakan sebagai sarana ibadah dan kegiatan keagamaan warga Nitikan.***
Meskipun telah ditetapkan sebagai cagar budaya milik Indonesia yakni pada tahun 2007, Masjid Sulthonain masih dapat digunakan sebagai sarana ibadah dan kegiatan keagamaan warga Nitikan.***
Sumber: kebudayaan.kemdikbud.go.id
Artikel Terkait
Makam Keramat Kembar Wali Pitu Penyebar Agama Islam di Bali, Tak Hanya Diziarahi Kaum Muslim tapi Juga Hindu Bali
Di Mana Lokasi Makam Habib Umar Maulana Yusuf Al Maghribi? Wali Bukit Bedugul Penyebar Ajaran Islam di Pulau Bali
Kisah Syekh Siti Jenar yang Disebut sebagai Jelmaan Cacing dan 'Menguping" Ilmu Rahasia dari Sunan Bonang ke Sunan Kalijaga
Cerita Rakyat Nusantara Jawa Timur: Apa itu Reog Ponorogo? Sayembara Pernikahan dan Pertarungan Singo Barong dan Klono Sewandono
Di Mana Makam Habib Ali bin Zaenal Abidin Al Idrus? Ulama Besar yang Jadi Juru Kunci Sosok Wali Pitu Penyebar Islam di Bali
Misteri Kisah Habib Ali bin Abu Bakar Al Hamid dalam Dakwah Islamnya di Pulau Bali, Ternyata Kepercayaan Raja Klungkung?
Melirik Kisah Docang: Makanan Bersejarah yang Direncanakan untuk Meracuni Wali Songo, Kini Jadi Kuliner Favorit Khas Cirebon