Seorang patih melihat sang putri melakukan hal tersebut dan para patih juga pengawal kerajaan tidak menyadari jika sang putri telah memeluk agama Islam.
Mereka mengira sang putri melakukan ilmu hitam. Akhirnya sang patih melaporkan ke Raja Pemecutan.
Sang raja pun murka sehingga menghukum Raden Ayu Siti Khodijah dengan hukuman mati.
Sebelum dihukum mati, sang putri berpesan jika ia sudah mati maka badannya akan mengeluarkan asap.
Jika asapnya berbau busuk maka ia siap dikubur dimana saja, tetapi jika asapnya berbau harum ia harus dibuatkan tempat suci yang keramat.
Dan benar saja jasad sang putri mengeluarkan bau harum sehingga dibuatkan tempat keramat ini yang sering diziarahi.***
Artikel Terkait
Misterius! Terbongkar Rahasia The Kwan Lie, Kisah di Balik Makam Keramat Sosok Ulama Penyebar Agama Islam di Bali
Keramat Pura Ratu Mas Sakti Bali, Kisah Tersembunyi Wujud Harmonisasi Hindu Islam yang Kini Ramai Peziarah dari Mancanegara
Kupas Sosok The Kwan Lie, Pendakwah Tersohor di Bali yang Pernah Ada Hubungan dengan Salah Seorang Wali Songo
Makam Keramat Kembar Wali Pitu Penyebar Agama Islam di Bali, Tak Hanya Diziarahi Kaum Muslim tapi Juga Hindu Bali
Di Mana Lokasi Makam Habib Umar Maulana Yusuf Al Maghribi? Wali Bukit Bedugul Penyebar Ajaran Islam di Pulau Bali
Di Mana Makam Habib Ali bin Zaenal Abidin Al Idrus? Ulama Besar yang Jadi Juru Kunci Sosok Wali Pitu Penyebar Islam di Bali